Bappeda NTB Pimpin Koordinasi Persiapan Kunjungan UNDP Goodwill Ambassador
MATARAM – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai mematangkan persiapan menyambut kunjungan Yang Mulia Putri Mahkota Victoria dari Swedia yang juga menjabat sebagai United Nations Development Programme (UNDP) Goodwill Ambassador. Persiapan tersebut mencakup koordinasi lokasi dan agenda kunjungan lapangan yang melibatkan sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemprov NTB.
Koordinasi dilakukan melalui Rapat Joint Field Visit yang dipimpin Kepala Bappeda Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., di Ruang Rapat Lakey Bappeda NTB, Senin (24/8/2026).
Rapat tersebut diikuti Sekretaris Bappeda, Kepala Bidang P2M, Kepala Bidang PSDA, serta sejumlah perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Pertemuan ini menjadi bagian dari persiapan pemerintah daerah untuk memastikan berbagai kebutuhan kunjungan dapat dikoordinasikan sejak awal.
Pembahasan difokuskan pada penentuan dan koordinasi lokasi yang akan menjadi bagian dari agenda kunjungan lapangan. Selain itu, masing-masing pihak turut membahas persiapan Joint Field Visit yang dijadwalkan berlangsung pada 24-26 Agustus 2026.

Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian persiapan kunjungan kerja Putri Mahkota Victoria ke Indonesia yang dijadwalkan pada 4-8 September 2026. Kehadiran tokoh kerajaan Swedia yang juga menjadi UNDP Goodwill Ambassador ini menjadikan persiapan di daerah sebagai salah satu aspek yang perlu dikoordinasikan dengan baik.
Dalam pelaksanaannya, koordinasi lintas perangkat daerah menjadi penting karena persiapan kunjungan tidak hanya berkaitan dengan penentuan lokasi, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak sesuai dengan tugas dan bidang masing-masing. Dengan demikian, setiap kebutuhan yang berkaitan dengan agenda kunjungan dapat dipersiapkan melalui komunikasi dan kerja sama antarinstansi.
Bappeda NTB sebagai perangkat daerah yang menjalankan fungsi perencanaan pembangunan turut mengambil peran dalam mengoordinasikan persiapan tersebut. Keterlibatan sejumlah bidang dan perangkat daerah diharapkan dapat mendukung kelancaran proses persiapan kunjungan lapangan.
Melalui rapat ini, Pemerintah Provinsi NTB berupaya memastikan kesiapan daerah dalam menyambut agenda kunjungan internasional tersebut. Koordinasi yang dilakukan menjadi langkah awal untuk menyelaraskan berbagai persiapan agar rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.