PAN NTB Ledakkan Skandal Dokumen Palsu: Upaya Brutal Jatuhkan Kandidat Resmi Terbongkar!

Surat Keputusan (SK) dan formulir B.1-KWK palsu yang mengatasnamakan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur. (Foto: Istimewa)

Lombok Timur – PAN NTB mengungkap skandal besar yang menghebohkan jagat politik daerah. Beredar luas di media sosial, dokumen Surat Keputusan (SK) dan formulir B.1-KWK palsu yang mencatut nama pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, Suryadi Jaya Purnama dan Nasruddin, menjadi bukti nyata adanya upaya brutal untuk menjatuhkan kandidat resmi.

Sekretaris DPD PAN NTB, Hasbullah Muismen, dengan tegas mengutuk peredaran dokumen palsu ini sebagai serangan frontal terhadap integritas partai. “Ini bukan sekadar pemalsuan, ini adalah serangan brutal yang dirancang untuk mengguncang kepercayaan publik. Kami telah mengonfirmasi langsung dengan Sekjen DPP PAN, dan hanya ada satu B1-KWK yang sah, yaitu untuk pasangan Hairul Warisin dan Edwin Hadiwijaya,” ujarnya dengan penuh amarah.

Tidak berhenti di situ, Wakil Ketua DPP PAN, Yandri Susanto, turut menyuarakan kecamannya terhadap konspirasi jahat ini. “Dokumen atas nama Suryadi Jaya Purnama dan Nasruddin itu murni rekayasa! DPP PAN hanya mengeluarkan B1-KWK untuk Hairul Warisin dan Edwin Hadiwijaya. Ini adalah upaya kotor yang akan kami lawan habis-habisan,” tegas Yandri.

Di tengah situasi memanas ini, Ketua DPD PAN Lombok Timur, Saifuddin Zuhri, tidak tinggal diam. Ia memastikan langkah hukum akan segera ditempuh untuk mengadili para pelaku di balik skandal ini. “Kami tidak akan membiarkan pelaku kejahatan ini lolos. Langkah hukum telah disiapkan untuk mengungkap dalang di balik pemalsuan ini,” ancam Saifuddin.

PAN NTB menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks dan memastikan hanya dokumen resmi yang diterbitkan oleh DPP PAN yang sah. Dengan langkah ini, PAN NTB menunjukkan bahwa mereka siap melawan segala bentuk kecurangan demi menjaga integritas Pilkada yang bersih dan jujur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup