Lombok Barat – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat kembali melakukan penataan struktur birokrasi sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, didampingi Wakil Bupati Nurul Adha, secara resmi melantik dan memutasi 17 pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) di lingkungan Pemkab Lombok Barat.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum penting dalam perjalanan reformasi birokrasi di Lombok Barat. Mutasi ini tidak hanya mencerminkan rotasi jabatan semata, tetapi juga menjadi bagian dari evaluasi kinerja, penyesuaian organisasi, serta penyelarasan kompetensi pejabat dengan kebutuhan strategis daerah.
Berdasarkan surat keputusan bupati, dari total 17 pejabat yang mengalami pergeseran, tiga pejabat dikukuhkan pada jabatan yang sama. Sementara itu, lima pejabat Eselon II harus kehilangan jabatan strukturalnya sebagai konsekuensi dari penggabungan atau merger sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinilai memiliki irisan fungsi.
Sejumlah posisi strategis mengalami perubahan kepemimpinan. M. Fajar Taufiq ditunjuk sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, sedangkan Damayanti Widyaningrum dipercaya sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan. Di sektor pendidikan, H. Lalu Najamuddin kini memimpin Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sementara Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak dipimpin oleh Arif Suryawirawan.
Rotasi juga menyentuh sektor perhubungan, komunikasi, industri, hingga pangan dan pertanian. M. Hendrayadi dipercaya sebagai Kepala Dinas Perhubungan, H. Rizki Bani Adam memimpin Dinas Kominfo, dan Aisyah Desilina menjabat Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja. Sektor pangan dan pertanian dipimpin Afgan Kusumanegara dan H. Lalu Muhammad Hakam.
Di tingkat badan, Baiq Yeni Satriani Ekawati menjabat Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Lalu Aga Farabi memimpin Badan Pendapatan Daerah, dan H. Sabidin dipercaya sebagai Kepala Badan Kesbangpol. Urusan kebencanaan kini diamanahkan kepada Ramdan Hariyanto sebagai Kepala BPBD Lombok Barat.
Bupati Lalu Ahmad Zaini menegaskan bahwa mutasi ini dilakukan secara objektif dan profesional.
“Tidak ada kepentingan apa pun dalam mutasi ini selain untuk membangun birokrasi yang lebih sehat, efektif, dan melayani,” tegasnya.
Ia menjelaskan, seluruh proses mutasi telah melalui tahapan job fit yang dilaksanakan pertengahan bulan ini, guna memastikan kesesuaian antara kompetensi pejabat dengan jabatan yang diemban. Selain pejabat Eselon II, penyegaran juga dilakukan hingga level Eselon III sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.
Dengan struktur baru ini, Pemkab Lombok Barat menargetkan percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kualitas layanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.





