Sabtu, 4 April 2026 | 04.32 WITA

Tak Instan Tapi Terarah, Kepemimpinan Iqbal-Dinda Mulai Tunjukkan Dampak Nyata bagi NTB

Ilham Jaya optimistis, upaya pengentasan kemiskinan di NTB mulai terurai perlahan melalui kebijakan yang terarah dan berkelanjutan. (Foto istimewa)

MATARAM – Kepemimpinan pasangan Iqbal–Dinda dalam membangun Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dinilai mulai menunjukkan arah yang jelas dan berdampak, meski prosesnya tidak bisa dilakukan secara instan. Pembangunan daerah, menurut berbagai pengamat dan tokoh masyarakat, memang membutuhkan waktu, konsistensi, serta keberanian dalam mengambil kebijakan strategis.

Ketua LP3M Muara Kasih Lombok Timur, Ilham Jaya, menegaskan bahwa membangun NTB bukanlah pekerjaan yang bisa diselesaikan “dalam sekejap mata”.

“Pembangunan itu bukan seperti sulap yang bisa langsung jadi. Ini proses panjang yang membutuhkan tahapan, perencanaan matang, dan kerja nyata di lapangan,” ujarnya.

Menurut Ilham, arah pembangunan yang saat ini dijalankan oleh Iqbal-Dinda sudah berada di jalur yang tepat. Ia melihat adanya langkah-langkah konkret yang mulai dirasakan oleh masyarakat, meskipun belum sepenuhnya sempurna.

“Perubahan itu sudah mulai terlihat. Mungkin belum besar, tapi perlahan dan pasti. Ini yang penting ada progres yang nyata,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ilham juga menyoroti isu kemiskinan di NTB yang selama ini menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah daerah. Ia menilai bahwa upaya pengentasan kemiskinan mulai menunjukkan hasil, meski masih membutuhkan penguatan program dan kesinambungan kebijakan.

“Persoalan kemiskinan tidak bisa diselesaikan dalam satu dua kebijakan saja. Tapi kita melihat sudah ada upaya yang sistematis, sehingga kemiskinan mulai terurai sedikit demi sedikit menuju kondisi yang lebih baik,” katanya.

Secara umum, berbagai indikator pembangunan di NTB memang menunjukkan tren yang mulai bergerak positif, terutama pada sektor ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan akses layanan dasar. Meski demikian, tantangan seperti kesenjangan wilayah, pengangguran, dan stabilitas harga masih menjadi perhatian yang harus terus dijawab.

Ilham menekankan pentingnya dukungan semua pihak agar pembangunan NTB dapat berjalan lebih optimal.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu kolaborasi semua elemen, termasuk masyarakat, dunia usaha, dan organisasi sosial. Kalau ini berjalan bersama, saya yakin NTB akan mengalami lompatan besar,” pungkasnya.

Dengan pendekatan yang bertahap namun konsisten, kepemimpinan Iqbal-Dinda diharapkan mampu membawa NTB menuju pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan bukan sekadar cepat, tetapi juga tepat sasaran.