dr Jack Ambil Langkah Hukum untuk Bantah semua tuduhan dr UI
Mataram – Direktur RSUD Provinsi NTB, dr Lalu Herman Mahaputra, membantah telah melakukan perselingkuhan dengan salah seorang stafnya. Bantahan itu ditegaskan menyusul adanya tuduhan dari seorang dokter inisial UI yang dimutasi karena adanya hubungan asmara.
Direktur RSUD Provinsi NTB yang akrab disapa dr Jack, pada Minggu (23/7/2023), terpaksa harus menggelar jumpa pers di Bonum Cafe Mataram, guna membantah semua tuduhan tersebut.
Melalui kuasa hukumnya, Dr. Firzhal Arzhi Jiwantara, SH. MH, dr Jack menjelaskan bahwa ada kerjasama antara pihak Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB dengan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram (Unram).
Adapun dokter UI awalnya merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditempatkan di Fakultas Kedokteran Unram. Kerjasama itu, bertaruh dengan Sumber Daya Manusia (SDM) Rumah Sakit.
“Saat itu, oleh Unram dikirimlah dokter UI ini diperbantukan di RSUP,” jelas Dr. Firzhal.
“Dan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan melalui mekanisme yang sudah dilakukan, dokter UI diberhentikan, karena sejak awal memang bukan PNS di RSUP,” jelasnya.
Atas pemberhentian tersebut, dokter UI mengajukan keberatan ke RSUP dan keberatan tersebut telah dijawab oleh pihak RSUP NTB. Itulah sebab, somasi yang dilayangkan dokter UI tidak ditanggapi dokter Jack.
“Sebenarnya, bersamaan dengan diberhentikannya UI, ada dua lagi yang juga diberhentikan. Dan yang dua itu tidak mengajukan keberatan,” imbuh Dr. Firzhal.
Sementara itu, atas tuduhan adanya hubungan asmara yang melatar belakangi mutasi tersebut, dokter Jack membantah dengan tegas. Menurut dia, mutasi dilakukan semata-mata atas keputusan manajemen RSUP NTB.
“Mutasi semata-mata untuk kepentingan management RSUP, berkaitan dengan beban RSUP dan lainya yang telah dipertimbangkan melalui rapat dan lainya,” imbuh Dr. Firzhal.
Untuk itu, atas adanya tuduhan dugaan perselingkuhan yang disampaikan melalui sejumlah media tersebut, pihaknya akan segera menempuh jalur hukum.
Seperti diberitakan beberapa media, Direktur RSUD Provinsi NTB, dr Lalu Herman Mahaputra, diduga berselingkuh dengan stafnya dan dijanjikan dinikahi. Namun karena tidak kunjung dinikahi akhirnya stafnya diberhentikan dengan hormat dengan alasan mengada-ada bakal dilaporkan ke polisi.
Mendengar informasi tersebut Dr Jack membantahnya.
“Diakan janji mau menikahi tetapi ketika sudah ramai dibicarakan di lingkungan kerjanya. Bukannya dinikahi, dia malah diberhentikan dari jabatannya,” kata Sapto Dewi T, SH., MH., CTL., pengacara Dokter UI, saat menggelar konferensi pers dengan sejumlah wartawan, Minggu,(23/7/2023) di Mataram.
Awal kisah bermula, Dokter cantik ini ditugaskan di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB sebagai salah satu dokter spesialis paruh waktu yang ditugaskan di rumah sakit tersebut atas sebuah kerjasama dengan sebuah Universitas Negeri di Mataram pada tahun 2018 dan diperbaharui 2022. Tahun 2021 ketika terjadi pergantian kepemimpinan di Rumah Sakit tersebut, Direktur yang baru membuat sebuah sub unit spesialis baru untuk menunjang pelayanan di rumah sakit tersebut.
“Selama ini sub unit baru itu belum ada di rumah sakit itu. Dan sub unit baru itu atas ide dan inisiasi klein saya,” ungkapnya.
Awal mula kisah dugaan asmara ‘terlarang’ itu pun dimulai saat dokter cantik menyampaikan laporan keruangannya.
“Disinilah asal muasal kisah itu dimulai. Ketika ia menemui klien saya. Diduga klien saya ditanya soal yang bersifat pribadi seperti apakah sudah berkeluarga dan hobby. Padahal itu pertanyaan yang gak perlu ditanyakan,” kata Lawyer yang akrab disapa ibu Yana ini.
Tinggalkan Balasan