IMI NTB Tanggapi Dugaan Penyelewengan Dana dengan Sikap Kooperatif kepada Penegak Hukum

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Nusa Tenggara Barat (NTB), dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., M.H. (Foto: istimewa)

Mataram – Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Nusa Tenggara Barat (NTB), dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., M.H., menegaskan bahwa pihaknya siap bekerja sama dalam setiap proses konfirmasi yang diminta oleh Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) terkait dugaan kasus penyelewengan dana Lombok Sumbawa Motocross 2023. Dana sebesar 24 miliar rupiah tersebut diberikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk menyelenggarakan acara tersebut.

“IMI sangat kooperatif dan sudah melaporkan ke Kejaksaan Tinggi. Jika inspektorat ingin melakukan cross-check lagi, kita akan hubungkan dengan pihak ketiga,” ujar dr. Herman Mahaputra yang juga dikenal sebagai dr. Jack, Selasa, 23 Juli 2024.

Dr. Jack menegaskan bahwa IMI NTB hanya berperan sebagai mitra dalam gelaran tersebut, bukan sebagai penyelenggara utama. IMI hanya memfasilitasi balap motor yang dilaksanakan di Sirkuit Tohpati, Kota Mataram, pada 24-26 November 2023 lalu.

“Untuk penyelenggara utama, bukan IMI, melainkan pihak ketiga,” lanjutnya.

Terkait adanya pembagian dana sebesar 7 miliar rupiah kepada IMI NTB, dr. Jack mengakui bahwa dana tersebut memang masuk ke IMI dan digunakan untuk mendukung suksesnya pelaksanaan acara.

“Kalau tidak ada anggaran, bagaimana mau ada event,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa dana 7 miliar rupiah tersebut digunakan untuk mendanai keseluruhan balapan.

Saat ditanya mengenai dugaan korupsi yang melibatkan IMI NTB bersama dengan Dinas Pariwisata NTB dan 15 Event Organizer (EO), dr. Jack menegaskan bahwa pihaknya akan menghormati proses hukum yang berjalan.

“Kita hormati proses yang ada,” tegasnya.

Dr. Jack juga mengonfirmasi bahwa dirinya telah dipanggil oleh APH dan APIP untuk memberikan klarifikasi terkait proses penyelenggaraan Lombok Sumbawa Motocross 2023.

“Klarifikasi boleh dong,” ujarnya.

Dalam pemanggilan tersebut, dirinya diminta untuk melaporkan bagaimana proses penyelenggaraan ajang Lombok Sumbawa Motocross 2023 berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup