Covid-19 Mereda, LPTQ Lotim Siapkan Diri Jadi Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi
LOMBOK TIMUR – Kabupaten Lombok Timur melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) yang didukung oleh pemerintah Kabupaten Lombok Timur sedang mempersiapkan diri sebagai tuan rumah untuk Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi yang akan diselenggarakan antara bulan Mei-Juni 2022.
Kegiatan yang juga menjadi ajang seleksi untuk mengikuti MTQ tingkat Nasional di Balikpapan.
Diungkapkan TGH Gunawan Ruslan Lc, Sekretaris Umum LPTQ Lombok Timur bahwa semarak ini bagian dari rasa syukur atas melandainya kasus Covid-19 di Kabupaten Lombok Timur.
“Untuk acara ramadhan kita isi dengan tadarusan di masing-masing pesantren/lembaga pembinaan mitra LPTQ Lotim, tetapi yang sedang kita usahakan sekarang adalah menjadi tuan rumah yang baik untuk MTQ tingkat Provinsi antara Mei atau nggak Juni mendatang,” ucapnya kepada wartawan senin (21/3/22).
Lebih lanjut ia menyinggung soal pandemic Covid-19 yang mulai melandai di Kabupaten Lombok Timur. Menurutnya mulai rendahnya kasus Covid-19 dan Lombok Timur yang berhasil mencapai target vaksinasi diatas 80%, inilah yang membuatnya semakin antusias menyambut MTQ tingkat Provinsi.
Ia juga memaparkan 5 kunci sukses yang harus diperhatikan dalam penyelenggaraan MTQ tingkat Provinsi nanti.
Yakni sukses dalam penyelenggaraan, sukses dalam hal administrasi, sukses meraih prestasi, sukses dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, dan yang terakhir sukses tidak menimbulkan kasus baru penyebaran Covid-19.
Untuk itu walaupun kasus Covid-19 sudah mulai menurun di Lombok Timur ia juga menekankan masyarakat untuk tetap menjaga Protokol Kesehatan (Prokes).
“Ada semarak sambut bulan suci juga, tapi walaupun begitu kita jangan lengah karena menurunnya kasus di Lombok Timur, untuk itu kita harus terus jaga Prokes,” terangnya.
Lebih lanjut ia berharap, kedepannya semoga Covid di Lombok Timur khususnya dan Dunia pada umumnya hilang, sehingga semarak sambut ramadhan di tahun sebelum Covid bisa dirasakan dengan normal.
“Tentu harapan kita Covid ini hilang bukan, karena kita kangen juga suasana ramadhan sebelum Covid ini, seperti kumpul silaturahmi, buka bersama, mudik dan sebagainya,” tutupnya.
Tinggalkan Balasan