Jumat, 16 Januari 2026 | 03.38 WITA

PLN Sukses Kawal Kelistrikan, Pastikan Peresmian Smelter Rp 21 Triliun oleh Presiden Jokowi di Sumbawa Barat Berjalan Lancar

Sumbawa Barat – PT PLN (Persero) kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga keandalan listrik selama acara kenegaraan berskala besar. Dalam kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Kabupaten Sumbawa Barat, yang bertujuan meresmikan smelter tembaga dan logam mulia milik PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara (AMNT), PLN berhasil menjamin kelistrikan berjalan mulus tanpa hambatan. Proyek strategis nasional senilai Rp 21 triliun ini diharapkan menjadi pendorong signifikan bagi perekonomian daerah.

Presiden Komisaris PT AMMAN, Hilmi Panigoro, menyampaikan apresiasi mendalam kepada PLN atas dukungan teknis yang luar biasa selama prosesi peresmian tersebut. Menurutnya, stabilitas listrik menjadi faktor kunci suksesnya acara tersebut. “Kolaborasi antara PLN dan AMMAN sangat solid. Tidak ada gangguan sama sekali selama acara, dan ini berkat kesiapan luar biasa dari PLN,” ujarnya.

Demi memastikan keandalan listrik, PLN UP3 Sumbawa telah menyiapkan sejumlah perangkat kelistrikan, seperti 1 unit UPS Mobile berkapasitas 100 kVA dan 2 unit ATS dengan kapasitas 400 kVA. Selain itu, 16 personel PLN dikerahkan untuk menjaga stabilitas pasokan listrik di lokasi acara. Seno Wuryanto, Manager PLN UP3 Sumbawa, menegaskan bahwa persiapan matang dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama kelancaran suplai listrik.

“Ini adalah wujud komitmen PLN untuk mendukung penuh setiap agenda nasional, terutama di wilayah kami. Alhamdulillah, peresmian smelter berlangsung tanpa kendala kelistrikan,” ujar Seno.

General Manager PLN NTB, Sudjarwo, juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan kelistrikan selama kunjungan Presiden. Ia menegaskan bahwa peran PLN dalam menjaga kelistrikan selama acara ini adalah bukti nyata komitmen mereka dalam mendukung pembangunan nasional. “Keberhasilan ini adalah buah kerja keras dan sinergi di setiap lini. PLN akan terus hadir memastikan listrik andal, tidak hanya pada acara kenegaraan, tetapi juga untuk mendukung kegiatan masyarakat yang berdampak luas,” tegas Sudjarwo.

Smelter tembaga dan logam mulia yang diresmikan Presiden Jokowi ini mampu mengolah hingga 900.000 ton konsentrat tembaga per tahun, menjadi salah satu proyek strategis terbesar di Indonesia. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, smelter ini juga diharapkan dapat membuka ribuan lapangan pekerjaan baru di Kabupaten Sumbawa Barat. PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik sebagai fondasi utama bagi kemajuan ekonomi dan industri di wilayah tersebut.

Dengan keberhasilan mengawal kelistrikan pada peresmian ini, PLN sekali lagi menunjukkan perannya sebagai tulang punggung infrastruktur energi nasional, siap mendukung setiap langkah pembangunan bangsa.

Jumat, 16 Januari 2026 | 03.38 WITA

PLN Sukses Kawal Kelistrikan, Pastikan Peresmian Smelter Rp 21 Triliun oleh Presiden Jokowi di Sumbawa Barat Berjalan Lancar

Sumbawa Barat – PT PLN (Persero) kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga keandalan listrik selama acara kenegaraan berskala besar. Dalam kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Kabupaten Sumbawa Barat, yang bertujuan meresmikan smelter tembaga dan logam mulia milik PT AMMAN Mineral Nusa Tenggara (AMNT), PLN berhasil menjamin kelistrikan berjalan mulus tanpa hambatan. Proyek strategis nasional senilai Rp 21 triliun ini diharapkan menjadi pendorong signifikan bagi perekonomian daerah.

Presiden Komisaris PT AMMAN, Hilmi Panigoro, menyampaikan apresiasi mendalam kepada PLN atas dukungan teknis yang luar biasa selama prosesi peresmian tersebut. Menurutnya, stabilitas listrik menjadi faktor kunci suksesnya acara tersebut. “Kolaborasi antara PLN dan AMMAN sangat solid. Tidak ada gangguan sama sekali selama acara, dan ini berkat kesiapan luar biasa dari PLN,” ujarnya.

Demi memastikan keandalan listrik, PLN UP3 Sumbawa telah menyiapkan sejumlah perangkat kelistrikan, seperti 1 unit UPS Mobile berkapasitas 100 kVA dan 2 unit ATS dengan kapasitas 400 kVA. Selain itu, 16 personel PLN dikerahkan untuk menjaga stabilitas pasokan listrik di lokasi acara. Seno Wuryanto, Manager PLN UP3 Sumbawa, menegaskan bahwa persiapan matang dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama kelancaran suplai listrik.

“Ini adalah wujud komitmen PLN untuk mendukung penuh setiap agenda nasional, terutama di wilayah kami. Alhamdulillah, peresmian smelter berlangsung tanpa kendala kelistrikan,” ujar Seno.

General Manager PLN NTB, Sudjarwo, juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan kelistrikan selama kunjungan Presiden. Ia menegaskan bahwa peran PLN dalam menjaga kelistrikan selama acara ini adalah bukti nyata komitmen mereka dalam mendukung pembangunan nasional. “Keberhasilan ini adalah buah kerja keras dan sinergi di setiap lini. PLN akan terus hadir memastikan listrik andal, tidak hanya pada acara kenegaraan, tetapi juga untuk mendukung kegiatan masyarakat yang berdampak luas,” tegas Sudjarwo.

Smelter tembaga dan logam mulia yang diresmikan Presiden Jokowi ini mampu mengolah hingga 900.000 ton konsentrat tembaga per tahun, menjadi salah satu proyek strategis terbesar di Indonesia. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, smelter ini juga diharapkan dapat membuka ribuan lapangan pekerjaan baru di Kabupaten Sumbawa Barat. PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik sebagai fondasi utama bagi kemajuan ekonomi dan industri di wilayah tersebut.

Dengan keberhasilan mengawal kelistrikan pada peresmian ini, PLN sekali lagi menunjukkan perannya sebagai tulang punggung infrastruktur energi nasional, siap mendukung setiap langkah pembangunan bangsa.