Mataram – Upaya peningkatan kualitas pendidikan vokasi terus diperkuat melalui kemitraan strategis dengan dunia industri. SMKN 3 Mataram menerima satu unit Mitsubishi Fuso Fighter dari PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) sebagai sarana praktik pembelajaran otomotif.
Penyerahan dilakukan secara simbolis pada Jumat (13/02) dan ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima antara pihak perusahaan dan sekolah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Dikbud NTB, Supriadi, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I NTB, Muhajidin, serta Direktur Divisi Administration & Human Resources PT KTB, Prasetyo Hartono.
Sebagai sekolah dengan lebih dari dua ribu siswa, kebutuhan alat praktik menjadi faktor krusial dalam menjamin mutu lulusan. Konsentrasi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR) membutuhkan media pembelajaran yang tidak hanya representatif, tetapi juga sesuai dengan perkembangan teknologi kendaraan niaga.
Kepala SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, menyampaikan bahwa kehadiran Fuso Fighter akan memperkaya pengalaman praktik siswa.
“Kendaraan niaga memiliki sistem yang lebih kompleks dibanding kendaraan penumpang biasa. Ini akan menjadi media belajar yang sangat berharga bagi siswa kami dalam memahami standar industri,” jelasnya.
Ia menambahkan, sekolah berkomitmen menjaga dan memanfaatkan unit tersebut sebagai laboratorium praktik jangka panjang.
Supriadi dalam sambutannya menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama antara sekolah dan industri.
“Pendidikan vokasi harus adaptif. Dunia industri bergerak cepat, maka sekolah juga harus mengikuti perkembangan tersebut. Bantuan seperti ini akan memperkecil kesenjangan kompetensi lulusan,” katanya.
Sementara itu, Prasetyo Hartono menegaskan bahwa PT KTB konsisten mendukung sekolah-sekolah menengah kejuruan, khususnya yang memiliki jurusan otomotif.
“Kami berharap lulusan SMK memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan praktik langsung menggunakan unit kendaraan yang sesungguhnya, kesiapan kerja mereka akan semakin matang,” ujarnya.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis kunci kendaraan di halaman depan sekolah, disaksikan para guru dan siswa yang antusias menyambut fasilitas baru tersebut.





