Galon Cleo: Solusi Aman Tanpa BPA untuk Air Minum Berkualitas Tinggi di Indonesia

(Foto: Instagram)

Jakarta – Galon BPA Free adalah kemasan galon air minum yang terbebas dari kandungan Bisphenol A atau BPA. Bisphenol A adalah senyawa yang dapat terbentuk dari plastik polikarbonat yang terkena suhu tinggi dan dipakai berulang kali. BPA bisa muncul dan masuk ke air minum yang dikonsumsi masyarakat setiap hari.

Penggunaan galon BPA di berbagai negara sebenarnya sudah sangat dibatasi oleh regulasi-regulasi. Sayangnya di Indonesia aturan tentang kemasan BPA belum ketat. Padahal BPOM menunjukkan data bahwa 96,4% galon yang beredar di pasaran masih menggunakan plastik yang berpotensi mengandung BPA.

Saat ini, beberapa merek air minum di Indonesia mengeluarkan galon BPA Free sekali pakai yang diklaim lebih aman. Namun, cara ini justru menimbulkan pertanyaan tentang pengolahan sampah galon setelah tidak terpakai. Hal ini justru berpotensi berbahaya bagi kelestarian lingkungan.

Galon Guna Ulang BPA Free Pertama di Indonesia

“Bahaya BPA memang tidak terlihat secara langsung karena efeknya yang menyerang jangka panjang. Be Aware dan jauhkan keluarga anda dari paparan bahan berbahaya BPA dengan memilih Galon yang BPA FREE yakni Galon Cleo yang sudah terjamin keamanannya. Galon Cleo adalah pelopor galon BPA FREE pertama di Indonesia” Ucap Pak Nio Eko Susilo selaku Direktur Operasional PT Sariguna Primatirta, TBK (Tanobel)

Sudah berdiri sejak 2004, Cleo memiliki kemasan galon BPA Free yang juga dilengkapi fitur bermanfaat. Contohnya anti spill cap, yaitu tutup galon dengan teknologi yang membuat tidak mudah tumpah saat dipasang di dispenser dan lebih mudah dibuka.

Selain itu, galon Cleo juga dilengkapi handle atau pegangan yang sudah memperoleh hak paten dalam memudahkan siapa saja memindahkan galon ke tempat lain.

Teknologi Nano-filter

Cleo juga menghadirkan air murni berkualitas yang diproses secara higienis dengan teknologi canggih, yaitu nano-filter. Teknologi ini merupakan yang pertama dan terbaik di Indonesia dengan keunggulan mampu menyaring zat-zat berbahaya pada air.

Teknologi nano-filter menggunakan saringan hyper-filtration membrane 0,0001 mikron yang mampu menyaring semua zat buruk dan mineral anorganik yang tidak dibutuhkan tubuh. Hasilnya adalah air murni dengan TDS atau Total Dissolved Solid di bawah 10 ppm.

Makin kecil angka TDS, maka makin murni pula sebuah air minum. Angka tersebut juga menunjukkan air Cleo 20 kali lebih murni dari air minum biasa. Oleh sebab itu, Cleo menghasilkan air murni yang bermanfaat bagi tubuh.

Air murni Cleo mampu meringankan kerja ginjal dalam menyaring zat atau kotoran yang tidak dibutuhkan tubuh. Alhasil, air murni Cleo juga berperan dalam mengurangi risiko terkena penyakit batu ginjal.

Selain itu, air murni Cleo juga memberi kesegaran ekstra seketika karena ringan saat diminum dan tanpa efek samping di perut. Air murni Cleo juga bermanfaat untuk menghindarkan dari mineral buruk serta terbebas dari bahaya senyawa Bisphenol A atau BPA pada kemasan plastik polikarbonat.

Bahaya BPA bagi Tubuh

BPA adalah senyawa yang bisa muncul pada plastik polikarbonat yang terkena suhu tinggi dan dipakai berulang kali. Sudah banyak penelitian yang menjelaskan tentang bahaya BPA bagi tubuh.

Berdasarkan jurnal di National Library of Medicine, BPA dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti gangguan reproduksi, perkembangan janin, perkembangan saraf, hingga kanker dan tumor.

Menurut Epidemiolog Pandu Riono, BPA berpotensi mengganggu pertumbuhan janin, sehingga ketika lahir bisa menyebabkan autisme dan attention deficit disorder. BPA juga memiliki efek jangka panjang seperti gangguan reproduksi, endokrin, perkembangan saraf, dan kanker.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup