Jumat, 16 Januari 2026 | 00.13 WITA
Ekobis  

Sinergi Tiga Provinsi, PLN Dorong Integrasi Ekonomi Bali-NTB-NTT Lewat Penguatan Ketahanan Energi

Gubernur NTB memimpin forum pembahasan penguatan kerja sama Bali–NTB–NTT dalam acara penandatanganan MoU KR-BNN. (Dok. PLN)

Mandalika – Kerja sama Regional Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (KR-BNN) resmi ditegaskan melalui penandatanganan MoU di Sirkuit Mandalika pada Selasa (25/11). Dalam kolaborasi besar ini, PLN tampil sebagai aktor kunci yang mengawal ketahanan energi dan transisi menuju energi bersih di kawasan Bali-Nusra.

Kerja sama KR-BNN mencakup pengembangan lima sektor prioritas: pariwisata, energi, konektivitas, perdagangan, serta ekspor-impor. Sinergi ini dirancang untuk memperkuat struktur ekonomi regional, membangun industri baru, dan meningkatkan daya saing kawasan secara lebih terintegrasi.

Acara penandatanganan dihadiri jajaran gubernur dari Bali, NTB, dan NTT, para pimpinan BUMN, OPD terkait, serta pelaku usaha strategis. Pertemuan ini menjadi wadah konsolidasi antardaerah untuk memperkuat konektivitas kebijakan dan percepatan pembangunan wilayah.

PLN melalui GM UIW NTB Sri Heny Purwanti dan GM UIP Nusra Rizki Afrianto menegaskan kesiapan perusahaan dalam mendukung agenda energi yang menjadi pilar utama KR-BNN. Kehadiran PLN dipandang sebagai elemen penting oleh para pimpinan daerah.

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menekankan pentingnya keandalan energi dalam memperkuat integrasi ekonomi Bali-Nusra. “PLN adalah mitra strategis. Keandalan dan kontinuitas pasokan energi akan menentukan keberhasilan kerja sama ini,” ujarnya.

Sri Heny menyampaikan bahwa kolaborasi regional membuka peluang optimalisasi potensi EBT yang melimpah di NTB. “Transisi energi membutuhkan kolaborasi. MoU KR-BNN memberikan ruang penguatan infrastruktur kelistrikan, sekaligus mempercepat pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan,” tuturnya.

Potensi EBT NTB, mulai dari tenaga surya, angin, hingga biomassa, disebut cukup besar untuk menopang ekonomi hijau Bali-Nusra. PLN memastikan akan memperkuat sistem kelistrikan regional agar mampu mendukung pertumbuhan industri, pariwisata, dan investasi di tiga provinsi.

PLN menegaskan komitmennya menjadi motor penguatan energi melalui koordinasi berkelanjutan dengan pemerintah daerah. Sinergi melalui KR-BNN diyakini akan memperkuat fondasi ekonomi dan menciptakan konektivitas antarwilayah yang lebih produktif.