Kamis, 15 Januari 2026 | 19.58 WITA
Ekobis  

Lonjakan Penyeberangan Kayangan-Pototano Capai Dua Digit, ASDP Perkuat Posko dan Pengamanan Jelang Tahun Baru

Dermaga Pelabuhan Kayangan dalam kondisi siap operasi untuk melayani arus penyeberangan Kayangan–Pototano menjelang libur Tahun Baru. (Foto: ASDP Kayangan)

Lombok Timur – Aktivitas penyeberangan di lintas Kayangan-Pototano mengalami peningkatan signifikan menjelang pergantian Tahun Baru 2026. Mobilitas masyarakat yang tinggi pada momen akhir tahun tercermin dari lonjakan jumlah penumpang dan kendaraan yang melintas melalui jalur laut strategis tersebut.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kayangan, Erlisetya Wahyudi, menyampaikan bahwa berdasarkan pemantauan operasional, jumlah penumpang meningkat sekitar 23 persen, sementara volume kendaraan naik hingga 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Walaupun terjadi peningkatan cukup signifikan, secara umum operasional penyeberangan masih berjalan aman, tertib, lancar, dan dalam kondisi terkendali,” ujar Erlisetya, Rabu (31/12/2025).

Antisipasi Berlapis di Tengah Lonjakan Arus

Menghadapi potensi kepadatan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), ASDP Kayangan menyiapkan langkah antisipasi secara menyeluruh. Dari sisi pelayanan, posko terpadu didirikan di kawasan pelabuhan sebagai pusat koordinasi lintas instansi. Selain itu, fasilitas pendukung bagi penumpang dan kendaraan roda dua diperkuat dengan penambahan tenda-tenda tunggu untuk meningkatkan kenyamanan pengguna jasa.

Dari sisi operasional, pengaturan pola pelayanan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan guna memastikan arus penyeberangan tetap mengalir dan tidak terjadi penumpukan. Sementara dari aspek keamanan, ASDP menyiagakan petugas pengamanan internal yang diperkuat oleh personel BKO untuk menjaga ketertiban dan keselamatan selama masa angkutan libur.

“Semua langkah ini kami siapkan agar pelayanan tetap optimal meski terjadi peningkatan arus,” jelasnya.

Armada Masih Berjalan Normal

Terkait kesiapan armada, Erlisetya menjelaskan bahwa hingga saat ini operasional masih menggunakan pola normal, dengan 10 kapal beroperasi secara bergantian melayani lintasan Kayangan–Pototano. Menurutnya, kondisi arus yang masih terkendali membuat penambahan kapal maupun perubahan jadwal belum diperlukan.

“Kami terus memantau dinamika di lapangan. Jika diperlukan penyesuaian, tentu akan kami lakukan sesuai prosedur,” katanya.

Keselamatan Jadi Prioritas Utama

Di tengah potensi kepadatan dan faktor cuaca yang dinamis, ASDP Kayangan menegaskan bahwa keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama. Koordinasi intensif dilakukan bersama KSOP, TNI, Polri, BPTD, Dinas Perhubungan, BMKG, Basarnas, hingga unsur kesehatan.

Apabila terjadi lonjakan ekstrem atau cuaca kurang bersahabat, penanganan dilakukan melalui posko terpadu dengan mengacu pada prosedur keselamatan yang berlaku.

Pesan Akhir Tahun

ASDP Kayangan mengimbau seluruh pengguna jasa agar tertib mengikuti antrean, mematuhi arahan petugas, serta memastikan kelengkapan dokumen dan data identitas saat pembelian tiket.

“Kelengkapan dan keakuratan data manifest sangat berkaitan dengan keselamatan. Keluarga menunggu di tujuan,” pesan Erlisetya.

Menutup keterangannya, ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat NTB atas kepercayaan yang diberikan, sekaligus menyampaikan Selamat Natal bagi yang merayakan dan Selamat Menyambut Tahun Baru, dengan harapan seluruh perjalanan berjalan aman dan lancar.