Mataram – Di tengah pesatnya pertumbuhan bisnis kuliner di Kota Mataram, hadir sebuah destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda. Kampung Pas, pusat jajanan dan hiburan musik yang dikelola oleh warga binaan Lapas, resmi dibuka dan mulai ramai dikunjungi masyarakat sejak akhir pekan lalu.
Kawasan ini diresmikan oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, sebagai bagian dari upaya mendorong ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkeadilan. Kampung Pas tidak hanya menghadirkan ragam kuliner lokal, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat.
Keunikan Kampung Pas terletak pada proses pembangunannya. Seluruh konsep dan pengelolaan kawasan ini melibatkan warga binaan Lapas yang berkolaborasi dengan pihak pemasyarakatan serta elemen komunitas kota. Kolaborasi tersebut melahirkan ruang publik yang bukan hanya produktif secara ekonomi, tetapi juga edukatif dan inspiratif.
Setiap sudut Kampung Pas dimanfaatkan oleh pelaku usaha lokal. Stand-stand kuliner tersaji dengan menu beragam, mulai dari makanan tradisional hingga jajanan kekinian. Iringan live music di malam hari menciptakan suasana santai dan akrab, menjadikan tempat ini cepat dikenal sebagai titik kumpul baru warga kota.
Dengan konsep terbuka dan ramah keluarga, Kampung Pas memberikan alternatif hiburan yang terjangkau sekaligus bermakna. Pengunjung yang datang bukan hanya menikmati kuliner dan hiburan, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendukung proses pemberdayaan warga binaan menuju kemandirian ekonomi.





