Jumat, 16 Januari 2026 | 02.07 WITA
Ekobis  

Akhirnya Terang! Gili Tapan dan Gili Ngali Kini Menikmati Akses Listrik Berkat PLTS SUPERSUN

Tim teknis PLN melakukan pemasangan dan konfigurasi perangkat SUPERSUN di rumah warga Gili Ngali sebagai bagian dari perluasan akses listrik bersih. (Dok. PLN)

Sumbawa – Dalam misi yang penuh tantangan geografis, PLN UP3 Sumbawa kembali membuktikan komitmennya menghadirkan energi hingga ke batas terluar NTB. Dua pulau kecil Gili Tapan dan Gili Ngali akhirnya resmi menikmati penerangan melalui sistem PLTS SUPERSUN berkapasitas 1300 VA.

Di Gili Tapan, SDN setempat kini tidak lagi bergelut dengan keterbatasan energi. Sebanyak 35 murid dan 6 guru bisa menjalankan aktivitas belajar dengan lampu terang dan perangkat pendukung yang memadai. Sementara di Gili Ngali, enam kepala keluarga kini mendapat akses listrik untuk penerangan rumah serta kebutuhan sehari-hari, sesuatu yang sebelumnya dianggap sebagai kemewahan.

Untuk mencapai dua pulau tersebut, perjalanan laut selama tiga jam harus ditempuh dari Pelabuhan Terata. Tim terdiri dari 15 personel membawa peralatan instalasi PLTS, modul SUPERSUN, serta perangkat pendukung lainnya dengan bobot tak ringan. Cuaca perairan yang dinamis membuat proses ini memerlukan kehati-hatian dan koordinasi intensif.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa upaya ini adalah bukti nyata komitmen PLN menghadirkan akses energi tanpa diskriminasi.

“Tidak ada masyarakat yang boleh tertinggal dari akses listrik. Penyalaan di Gili Tapan dan Gili Ngali adalah wujud dari semangat pemerataan energi,” tegas Heny.

Ia menambahkan bahwa penggunaan energi terbarukan seperti SUPERSUN menjadi pilar penting bagi NTB dalam mewujudkan bauran energi bersih.

“Kami ingin setiap titik terang menjadi simbol kemajuan dan lingkungan yang lebih berkelanjutan,” ujarnya.

Manager PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, menuturkan bahwa pihaknya menjalankan setiap proses dengan teliti, mulai dari perencanaan pada Oktober 2025 hingga penyalaan pada pertengahan November 2025.

“Kami memastikan instalasi aman, andal, dan berfungsi jangka panjang. Listrik ini diharapkan menjadi pondasi tumbuhnya kegiatan ekonomi dan sosial warga pulau,” ucapnya.

Dengan bertambahnya dua titik penyalaan ini, PLN UIW NTB terus memperluas jangkauan energi bersih di wilayah terpencil. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen besar menuju pemerataan energi dan pembangunan berkelanjutan di Nusa Tenggara Barat.