Mataram – Tema “Back On Track Menuju Jalan Berkah Bermakna” yang diusung Bank NTB Syariah dalam Rapat Kerja (Raker) tahun 2025 tidak hanya menjadi slogan. Tema tersebut langsung diwujudkan melalui penandatanganan empat pembiayaan koperasi merah putih yang digelar pada pembukaan Raker Bank NTB Syariah.
Penandatanganan akad pembiayaan dengan skema murabahah ini berlangsung di Auditorium Raudhah Lantai 6 Kantor Pusat Bank NTB Syariah dan disaksikan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Iqbal.
Empat koperasi yang memperoleh pembiayaan tersebut yakni Koperasi Desa Merah Putih Ranjok, Koperasi Desa Merah Putih Jembatan Kembar, Koperasi Kelurahan Merah Putih Ampenan Utara, dan Koperasi Desa Bilelando. Pembiayaan diberikan untuk modal kerja koperasi dalam pengadaan barang dagang berupa sembako.
Bank NTB Syariah Kantor Cabang Sriwijaya menyalurkan pembiayaan sebesar Rp75 juta kepada tiga koperasi, sementara satu koperasi lainnya memperoleh pembiayaan sebesar Rp10 juta melalui Bank NTB Syariah Kantor Cabang Pembantu Mujur. Seluruh pembiayaan diberikan dengan jangka waktu 24 bulan.
Penandatanganan akad dilakukan oleh Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Sriwijaya Irfan Firmansyah dan Sub Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Pembantu Mujur Edwin Satria, bersama perwakilan masing-masing koperasi.
Direktur Utama Bank NTB Syariah Nazaruddin menegaskan bahwa pembiayaan ini mencerminkan arah kebijakan bank yang tidak hanya mengejar keuntungan finansial.
“Penandatanganan empat pembiayaan koperasi merah putih hari ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil harus membawa dampak ganda. Kami ingin Bank NTB Syariah menjadi institusi yang mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus nilai sosial,” ujarnya.
Ia juga menekankan filosofi yang menjadi dasar pengembangan Bank NTB Syariah.
“Filosofi kami adalah Berkah untuk kita, Bermakna untuk mereka. Keberkahan yang kami raih dari kinerja Bank harus bermakna nyata dalam membantu masyarakat, khususnya melalui pembiayaan kepada koperasi dan UMKM, agar mereka dapat bangkit dan maju bersama kami.”
Raker Bank NTB Syariah sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 11-12 Desember 2025, dengan agenda pembahasan strategi korporasi 2026 dan seterusnya, termasuk penguatan bisnis inti, layanan digital, serta kontribusi sosial-ekonomi berbasis syariah di NTB.





