“Islamic Center Lombok Barat direncanakan dibangun di sebelah timur Taman Budaya, di atas lahan sekitar 4 hektare, dengan estimasi anggaran kurang lebih Rp300 miliar. Ini adalah monumen pembangunan keagamaan yang akan menjadi ikon Kabupaten Lombok Barat,” jelas Haryadi.
Ia menekankan pentingnya dukungan penuh seluruh elemen masyarakat agar pembangunan ini berjalan lancar dan memberi manfaat luas.
Lebih jauh, Haryadi menilai kehadiran Islamic Center akan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan citra daerah. Islamic Center diharapkan menjadi magnet baru yang menumbuhkan sentra-sentra ekonomi masyarakat lokal, terutama pelaku UMKM Lombok Barat.
“Kita berharap ke depan, yang mengisi lapak-lapak dan aktivitas ekonomi di sekitar Islamic Center adalah masyarakat Lombok Barat sendiri, bukan dari daerah lain. Dengan begitu, ekonomi Lombok Barat yang tumbuh dan berkembang,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Haryadi turut mengapresiasi kinerja Bupati Lombok Barat yang dinilai mampu menghadirkan perubahan signifikan dalam waktu relatif singkat.
“Beliau baru sekitar satu tahun dilantik, tetapi sudah melakukan perubahan-perubahan besar yang nyata. Islamic Center ini adalah bagian dari kerja nyata itu,” ujarnya.
Ke depan, Islamic Center Lombok Barat diharapkan dikelola secara profesional seperti Islamic Center Hubbul Wathan di Kota Mataram, sehingga dapat menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan, sosial, budaya, hingga ekonomi.
Dengan konsep besar tersebut, Islamic Center Lombok Barat bukan hanya simbol religi, tetapi juga representasi wajah baru Gerung sebagai pusat pemerintahan dan peradaban Islam yang modern, inklusif, serta berakar kuat pada nilai-nilai lokal.





