Cahaya Ramadan di PLN UIP Nusra: Berbagi Santunan, Perkuat Silaturahmi, dan Tingkatkan Spirit Kebersamaan
Mataram – Cahaya kebersamaan dan kepedulian menyinari Ramadan 1446 H di PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra). Dalam rangkaian Safari Ramadan, PLN UIP Nusra menggelar acara buka puasa bersama dan menyalurkan ratusan paket santunan serta bingkisan kepada anak yatim dan kaum duafa di Yayasan Al-Ikhlas, Rabu (12/3).
Dengan mengusung tema “Energi yang Bersih untuk Jalani Bulan Suci”, acara ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi refleksi atas pentingnya berbagi kepada sesama. Sebanyak 172 bingkisan dan 146 santunan disalurkan kepada anak-anak yatim, serta insentif khusus diberikan kepada para guru mengaji sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membangun generasi yang berakhlak dan berilmu.
General Manager PLN UIP Nusra, Yasir, menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi momentum untuk mempererat solidaritas, baik di lingkungan kerja maupun dengan masyarakat sekitar.
“Setiap pekerjaan yang kita jalankan harus memiliki manfaat yang nyata bagi masyarakat. Ramadan ini menjadi pengingat bahwa dalam setiap langkah kita, ada nilai kepedulian dan kebersamaan yang harus terus dijaga,” ujar Yasir.
Momentum buka puasa bersama ini juga menjadi ajang silaturahmi antar karyawan PLN, memperkuat rasa kekeluargaan di tengah dinamika pekerjaan yang semakin menantang.
“Kami ingin memastikan bahwa kebersamaan dan semangat berbagi tidak hanya hadir dalam acara seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari budaya kerja di PLN,” tambah Yasir.
Turut hadir dalam acara ini, Executive Vice President Project Management Office (EVP PMO) PLN, Octavianus Duha, yang menegaskan pentingnya merajut kebersamaan di bulan suci agar setiap tugas dan tanggung jawab di PLN semakin dimudahkan.

“Kami telah membahas target besar yang harus dicapai. Namun, di atas semua itu, ridho Allah SWT menjadi kunci utama dalam menyelesaikan setiap amanah yang kita emban,” ungkap Octavianus.
Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini diakhiri dengan doa bersama, buka puasa, serta salat magrib berjamaah. Senyum dan kebahagiaan terpancar di wajah anak-anak yatim yang hadir, menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan.
Tinggalkan Balasan