Jumat, 16 Januari 2026 | 00.27 WITA

Iqbal-Dinda Unggul Telak di TPS 1 Mataram, Zul-Uhel Tertinggal Signifikan

Petugas KPPS sedang merekam hasil perolehan suara Pilkada 2024 di TPS 1 Lingkungan Pusaka, Mataram. Berdasarkan perhitungan, pasangan Iqbal-Dinda memperoleh 146 suara, diikuti oleh Zul-Uhel dengan 129 suara, dan Rohmi-Firin di posisi ketiga dengan 62 suara. (Foto: istimewa)

Mataram – Hasil penghitungan suara Pilkada NTB 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 Lingkungan Pusaka, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram, mengungkapkan kemenangan yang sangat meyakinkan bagi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda). Pasangan ini meraih 146 suara, unggul signifikan atas pasangan Zulkieflimansyah-Moh Suhaili FT (Zul-Uhel) yang hanya memperoleh 129 suara. Di posisi ketiga, pasangan Sitti Rohmi Djalilah-Musyafirin (Rohmi-Firin) mendapat 62 suara.

Ketua KPPS TPS 1, Hendra Saputra, mengungkapkan bahwa total jumlah suara sah yang tercatat adalah 337, dengan 10 suara yang dinyatakan tidak sah. Dari 558 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) TPS 1, sekitar 25% pemilih tidak hadir di tempat pemungutan suara meskipun sudah menerima kartu undangan dan imbauan untuk memilih. Hendra menyatakan bahwa meskipun berbagai upaya dilakukan untuk mengingatkan pemilih, kehadiran yang rendah menjadi salah satu tantangan dalam memastikan partisipasi yang maksimal.

“Ketidakhadiran sebagian pemilih tentu menjadi perhatian, meskipun kami sudah menginformasikan tentang pentingnya menggunakan hak suara mereka,” kata Hendra.

Pilkada serentak di NTB 2024 ini melibatkan 35 pasangan calon, terdiri dari 3 paslon untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dan 32 paslon untuk Pemilihan Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota. Meskipun hasil dari TPS 1 ini hanya mencerminkan sebagian kecil dari total pemilih NTB, kemenangan yang signifikan untuk pasangan Iqbal-Dinda tentu menjadi sinyal penting dalam konteks persaingan lebih luas di wilayah NTB.

Secara keseluruhan, Pilkada NTB 2024 diikuti oleh lebih dari 3,9 juta pemilih yang tersebar di 8.405 TPS di seluruh provinsi. Keberhasilan Iqbal-Dinda di TPS 1 menjadi sorotan, menunjukkan bahwa mereka mampu meraih dukungan kuat di daerah yang strategis.

Dengan hasil tersebut, para kandidat akan terus berupaya meraih suara terbanyak di setiap daerah, menghadapi tantangan berat untuk menggalang dukungan yang lebih besar di setiap lapisan masyarakat. Seiring dengan berjalannya waktu, Pilkada NTB 2024 semakin menunjukkan betapa pentingnya strategi pemilihan dan mobilisasi pemilih di setiap TPS, yang bisa menentukan arah dan hasil akhir dari proses demokrasi ini.

Jumat, 16 Januari 2026 | 00.27 WITA

Iqbal-Dinda Unggul Telak di TPS 1 Mataram, Zul-Uhel Tertinggal Signifikan

Petugas KPPS sedang merekam hasil perolehan suara Pilkada 2024 di TPS 1 Lingkungan Pusaka, Mataram. Berdasarkan perhitungan, pasangan Iqbal-Dinda memperoleh 146 suara, diikuti oleh Zul-Uhel dengan 129 suara, dan Rohmi-Firin di posisi ketiga dengan 62 suara. (Foto: istimewa)

Mataram – Hasil penghitungan suara Pilkada NTB 2024 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 Lingkungan Pusaka, Kelurahan Pejanggik, Kota Mataram, mengungkapkan kemenangan yang sangat meyakinkan bagi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal dan Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda). Pasangan ini meraih 146 suara, unggul signifikan atas pasangan Zulkieflimansyah-Moh Suhaili FT (Zul-Uhel) yang hanya memperoleh 129 suara. Di posisi ketiga, pasangan Sitti Rohmi Djalilah-Musyafirin (Rohmi-Firin) mendapat 62 suara.

Ketua KPPS TPS 1, Hendra Saputra, mengungkapkan bahwa total jumlah suara sah yang tercatat adalah 337, dengan 10 suara yang dinyatakan tidak sah. Dari 558 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) TPS 1, sekitar 25% pemilih tidak hadir di tempat pemungutan suara meskipun sudah menerima kartu undangan dan imbauan untuk memilih. Hendra menyatakan bahwa meskipun berbagai upaya dilakukan untuk mengingatkan pemilih, kehadiran yang rendah menjadi salah satu tantangan dalam memastikan partisipasi yang maksimal.

“Ketidakhadiran sebagian pemilih tentu menjadi perhatian, meskipun kami sudah menginformasikan tentang pentingnya menggunakan hak suara mereka,” kata Hendra.

Pilkada serentak di NTB 2024 ini melibatkan 35 pasangan calon, terdiri dari 3 paslon untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dan 32 paslon untuk Pemilihan Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota. Meskipun hasil dari TPS 1 ini hanya mencerminkan sebagian kecil dari total pemilih NTB, kemenangan yang signifikan untuk pasangan Iqbal-Dinda tentu menjadi sinyal penting dalam konteks persaingan lebih luas di wilayah NTB.

Secara keseluruhan, Pilkada NTB 2024 diikuti oleh lebih dari 3,9 juta pemilih yang tersebar di 8.405 TPS di seluruh provinsi. Keberhasilan Iqbal-Dinda di TPS 1 menjadi sorotan, menunjukkan bahwa mereka mampu meraih dukungan kuat di daerah yang strategis.

Dengan hasil tersebut, para kandidat akan terus berupaya meraih suara terbanyak di setiap daerah, menghadapi tantangan berat untuk menggalang dukungan yang lebih besar di setiap lapisan masyarakat. Seiring dengan berjalannya waktu, Pilkada NTB 2024 semakin menunjukkan betapa pentingnya strategi pemilihan dan mobilisasi pemilih di setiap TPS, yang bisa menentukan arah dan hasil akhir dari proses demokrasi ini.