Bukan Hanya Soal Listrik Menyala, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Dukung MotoGP Mandalika 2026
LOMBOK TENGAH – Di balik deru mesin dan persaingan para pembalap MotoGP di Pertamina Mandalika International Circuit, terdapat pekerjaan penting yang berlangsung di luar sorotan kamera: memastikan infrastruktur pendukung beroperasi sesuai kebutuhan. Salah satunya adalah menjaga keandalan pasokan listrik selama rangkaian Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menempatkan kesiapsiagaan personel, pemantauan peralatan, dan koordinasi operasional sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026. Pada hari pertama, Jumat (9/10/2026), pengawalan dilakukan selama sesi latihan bebas atau free practice.
Langkah tersebut memperlihatkan bahwa penyelenggaraan ajang internasional tidak hanya bertumpu pada kesiapan arena pertandingan, tetapi juga membutuhkan dukungan infrastruktur yang dapat diandalkan. Sistem kelistrikan menjadi salah satu unsur penting karena kebutuhan operasional di kawasan sirkuit harus memperoleh dukungan sesuai peruntukannya.
Dalam keterangannya, PLN UIW NTB menyampaikan bahwa personel dan peralatan disiagakan di sejumlah titik utama. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan untuk mengetahui kondisi sistem sekaligus mengantisipasi kebutuhan operasional selama aktivitas di sirkuit berlangsung.
Bagi penyelenggaraan MotoGP, kesiapan tersebut memiliki arti strategis. Agenda olahraga internasional melibatkan rangkaian aktivitas yang membutuhkan koordinasi banyak pihak. Karena itu, kesiapan setiap unsur pendukung perlu berjalan seiring dengan jadwal kompetisi.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan komitmen menjaga keandalan pasokan listrik merupakan bagian dari dukungan PLN terhadap kelancaran penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.
“Kami memastikan personel tetap siaga, melakukan pemantauan secara berkelanjutan, dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan listrik di titik-titik utama dapat terpenuhi dengan baik,” kata Yondri.
Ia menambahkan, dukungan kelistrikan diharapkan dapat berkontribusi terhadap kelancaran seluruh rangkaian kegiatan sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap kesiapan infrastruktur kelistrikan Indonesia dalam mendukung ajang internasional.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kesiapan sistem tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan peralatan, tetapi juga kemampuan personel menjalankan pemantauan dan koordinasi secara konsisten. Dalam kegiatan berskala internasional, kesiapan menghadapi kebutuhan operasional menjadi bagian penting dari upaya menjaga mutu layanan pendukung.
MotoGP Mandalika sendiri menjadi salah satu agenda olahraga internasional unggulan Indonesia. Oleh sebab itu, dukungan infrastruktur yang memadai menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas penyelenggaraan, selain aspek kompetisi, keselamatan, dan pelayanan kepada pihak-pihak yang terlibat.
Pada hari pertama penyelenggaraan, PLN UIW NTB menyatakan pengawalan kelistrikan berlangsung selama sesi latihan. Pemantauan selanjutnya tetap menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kebutuhan listrik sepanjang rangkaian MotoGP Mandalika 2026.
Di balik persaingan di lintasan, kesiapan infrastruktur pendukung seperti kelistrikan menjadi elemen yang tidak boleh diabaikan. Konsistensi pengawalan dan koordinasi antarpihak akan tetap menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran agenda internasional tersebut.