Kebutuhan Listrik MotoGP Mandalika Naik Jadi 3.070 kVA, PLN Siagakan Ratusan Personel di 17 Titik

Lombok Bicara.com Lombok Bicara.com Lombok Bicara.com

LOMBOK TENGAH – Kebutuhan listrik untuk mendukung penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Di tengah kebutuhan daya yang terus bertambah, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) berhasil menuntaskan dukungan kelistrikan selama pelaksanaan MotoGP pada 9–11 Oktober 2026.

PLN mencatat kebutuhan daya listrik pada MotoGP Mandalika 2026 mencapai 3.070 kVA, meningkat dari 2.925 kVA pada 2025. Dengan demikian, terdapat tambahan kebutuhan sebesar 145 kVA atau sekitar 5 persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut menjadi salah satu aspek yang harus diperhitungkan dalam perencanaan kelistrikan. Pada kegiatan olahraga internasional, kebutuhan energi tidak hanya berkaitan dengan satu fasilitas, melainkan juga berbagai sarana dan perangkat operasional yang digunakan secara bersamaan selama kegiatan berlangsung.

Karena itu, kesiapan pasokan listrik menjadi bagian penting dari dukungan infrastruktur untuk memastikan aktivitas penyelenggaraan dapat berjalan sesuai kebutuhan operasional.

PLN UIW NTB merespons kebutuhan tersebut dengan mengoptimalkan kesiapan infrastruktur dan memperkuat sistem pengamanan kelistrikan. Ratusan personel disiagakan di 17 titik strategis untuk mendukung pengamanan dan pemantauan pasokan selama rangkaian MotoGP berlangsung.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan kebutuhan daya harus diimbangi dengan kesiapan sistem dan sumber daya manusia. Keandalan pelayanan tidak cukup hanya ditopang oleh kapasitas pasokan, tetapi juga membutuhkan koordinasi operasional serta kesiapan petugas di lapangan.

Sistem suplai jaringan utama menjadi bagian dukungan kelistrikan

Salah satu karakteristik sistem kelistrikan Sirkuit Mandalika adalah penggunaan suplai listrik langsung dari jaringan utama atau grid. Sistem ini menjadi bagian dari infrastruktur yang mendukung pemenuhan kebutuhan listrik untuk berbagai fasilitas dan perangkat operasional di kawasan sirkuit.

Dalam konteks penyelenggaraan MotoGP, kesiapan sistem suplai perlu diselaraskan dengan perencanaan kebutuhan daya, pengamanan infrastruktur, dan pengendalian operasional. Seluruh unsur tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga agar pasokan listrik dapat mendukung aktivitas penyelenggaraan secara andal.

PLN juga melakukan pemantauan dan pengendalian operasional secara terukur untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan. Persiapan tersebut dijalankan bersamaan dengan koordinasi personel yang bertugas di titik-titik strategis.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menjelaskan bahwa keberhasilan dukungan kelistrikan pada MotoGP Mandalika 2026 merupakan hasil persiapan menyeluruh, penguatan sistem, dan koordinasi seluruh personel.

“Kami bersyukur dapat mendukung penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 dengan menjaga keandalan pasokan listrik di tengah peningkatan kebutuhan daya. Ini merupakan wujud komitmen PLN untuk menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas, sekaligus mendukung NTB sebagai destinasi penyelenggaraan ajang olahraga berkelas dunia,” ujar Yondri.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa tantangan kelistrikan pada kegiatan berskala internasional tidak hanya terletak pada bertambahnya kebutuhan daya, tetapi juga pada kemampuan menjaga kualitas pelayanan di tengah padatnya aktivitas operasional.

Kolaborasi pemangku kepentingan turut mendapat apresiasi

Keberhasilan PLN dalam menyelesaikan dukungan kelistrikan MotoGP Mandalika 2026 mendapat apresiasi dari sejumlah pihak penyelenggara.

Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ananda Mikola Soeprapto, menyampaikan terima kasih atas dukungan PLN selama ajang tersebut berlangsung.

Direktur Operasi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Troy Reza Warokka, juga mengapresiasi kolaborasi para pemangku kepentingan dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan. Ia menempatkan keandalan pasokan listrik sebagai salah satu kontribusi penting dalam kerja bersama tersebut.

Adapun Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyampaikan terima kasih atas layanan kelistrikan berstandar kelas dunia yang diberikan PLN untuk mendukung MotoGP Mandalika 2026.

Apresiasi tersebut menempatkan kesiapan infrastruktur energi sebagai salah satu bagian penting dalam ekosistem penyelenggaraan ajang olahraga internasional. Kinerja kelistrikan perlu berjalan seiring dengan kesiapan pengelola sirkuit, pengembangan kawasan, serta koordinasi berbagai pihak yang terlibat.

Infrastruktur energi menjadi modal penyelenggaraan ajang internasional

Peningkatan kebutuhan daya dari 2.925 kVA menjadi 3.070 kVA juga memberikan gambaran bahwa penyelenggaraan kegiatan berskala besar membutuhkan perencanaan infrastruktur yang mampu menyesuaikan kebutuhan operasional.

Ke depan, kebutuhan tersebut perlu menjadi salah satu pertimbangan dalam evaluasi dan pengembangan dukungan kelistrikan kawasan Mandalika, seiring dengan aktivitas pariwisata dan penyelenggaraan kegiatan internasional.

Meski keberhasilan satu penyelenggaraan tidak dengan sendirinya menjamin kesiapan untuk seluruh kegiatan mendatang, pengalaman operasional menjadi modal penting bagi evaluasi dan penyempurnaan layanan.

PLN UIW NTB menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkualitas. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, memperkuat kegiatan ekonomi daerah, dan menunjang posisi NTB sebagai salah satu destinasi olahraga internasional di Indonesia.

Tutup