Selasa, 21 Juli 2026 | 17.53 WITA
Ekobis  

PLN UIW NTB Andalkan PDKB untuk Tingkatkan Keandalan Listrik, Masyarakat Tetap Menikmati Pasokan Tanpa Gangguan

Personel PDKB PLN UP3 Sumbawa melaksanakan pemasangan jumper LBS Motorized dan arrester sebagai upaya meningkatkan keandalan sistem distribusi listrik tanpa mengganggu pasokan listrik kepada pelanggan. (Dok. PLN)

SUMBAWA BESAR – Keandalan pasokan listrik tidak hanya ditentukan oleh cepatnya penanganan gangguan, tetapi juga oleh kemampuan melakukan pemeliharaan jaringan tanpa mengorbankan kenyamanan pelanggan. Prinsip inilah yang terus diperkuat PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melalui penerapan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Terbaru, Tim PDKB PLN UP3 Sumbawa melaksanakan pemasangan jumper Load Break Switch (LBS) Motorized dan arrester di Desa Penyegar, Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa. Seluruh pekerjaan berlangsung tanpa pemadaman sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

Keberhasilan tersebut menunjukkan peningkatan kapabilitas PLN dalam mengelola sistem distribusi tenaga listrik yang semakin modern. Melalui metode PDKB, pekerjaan pemeliharaan dapat dilakukan secara langsung pada jaringan yang masih bertegangan dengan tetap mengedepankan standar keselamatan yang tinggi.

Optimalisasi LBS Motorized menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat sistem distribusi. Peralatan ini memungkinkan operator melakukan manuver jaringan secara lebih cepat ketika terjadi gangguan sehingga proses pemulihan menjadi lebih singkat dan dampak gangguan terhadap pelanggan dapat diminimalkan.

Sementara itu, pemasangan arrester memberikan perlindungan tambahan terhadap peralatan jaringan dari risiko tegangan lebih akibat sambaran petir maupun gangguan kelistrikan lainnya. Dengan sistem perlindungan yang semakin baik, keandalan distribusi listrik di wilayah pelayanan PLN UP3 Sumbawa diharapkan terus meningkat.

Manager PLN UP3 Sumbawa, Firman Sulistyawan, mengatakan bahwa transformasi pelayanan PLN tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menghadirkan metode kerja yang mampu memberikan manfaat langsung kepada pelanggan.

“Melalui metode PDKB, kami dapat melaksanakan pekerjaan pemeliharaan dan penguatan jaringan tanpa menghentikan pasokan listrik kepada pelanggan. Hal ini menjadi bentuk komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal, aman, dan berkualitas,” katanya.

Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Personel PDKB telah memiliki kompetensi khusus, sertifikasi, serta didukung peralatan kerja berstandar internasional sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara aman meskipun pada jaringan yang masih bertegangan.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menilai inovasi tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kelistrikan berkelas dunia di Nusa Tenggara Barat.

Menurutnya, peningkatan keandalan jaringan akan memberikan dampak positif bagi iklim investasi, pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang membutuhkan pasokan listrik yang stabil dan berkesinambungan.