MATARAM – Kehadiran Bale KITA NTB menjadi angin segar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Nusa Tenggara Barat. Fasilitas yang diresmikan Pemerintah Provinsi NTB tersebut diproyeksikan menjadi pusat promosi sekaligus ruang kolaborasi yang mampu memperkuat daya saing produk-produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Peresmian Bale KITA NTB berlangsung di Gedung Bale KITA, kawasan Barat Islamic Center Mataram, dan dihadiri berbagai unsur Forkopimda, instansi vertikal, BUMN, BUMD, pelaku usaha, serta General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli.
Bale KITA bukan sekadar gedung promosi, melainkan ruang yang dirancang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan peluang pasar, jejaring bisnis, dan berbagai bentuk kolaborasi yang dapat meningkatkan nilai tambah produk lokal. Keberadaannya diharapkan menjadi etalase kekayaan ekonomi kreatif NTB yang mampu menarik perhatian masyarakat maupun wisatawan.
Dalam mendukung perkembangan UMKM tersebut, keberadaan listrik yang andal menjadi kebutuhan mendasar. Aktivitas produksi, penyimpanan produk, transaksi digital, hingga promosi berbasis teknologi sangat bergantung pada pasokan energi yang stabil. Karena itu, peran PLN menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.
PLN UIW NTB selama ini terus memperkuat sistem kelistrikan di berbagai wilayah sebagai bentuk dukungan terhadap berkembangnya sektor usaha, termasuk UMKM. Transformasi digital yang dilakukan perusahaan juga memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam memperoleh berbagai layanan kelistrikan secara cepat melalui platform digital.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menyampaikan bahwa PLN mendukung penuh setiap upaya pemerintah dalam menciptakan ruang tumbuh bagi pelaku UMKM. Menurutnya, sektor usaha kecil merupakan salah satu penggerak utama ekonomi daerah yang membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai.
Melalui Bale KITA NTB, pemerintah menghadirkan ruang yang dapat memperluas akses pasar bagi produk lokal. Sementara PLN memastikan seluruh aktivitas tersebut memperoleh dukungan pasokan listrik yang berkualitas sehingga proses bisnis dapat berjalan secara optimal.
Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas UMKM, memperkuat ekonomi kerakyatan, membuka peluang usaha baru, serta menciptakan lapangan pekerjaan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB.





