Sabtu, 2 Mei 2026 | 23.16 WITA
Ekobis  

Dari Pasar ke Digital, Strategi Bank NTB Syariah Bangun Ekosistem Ekonomi Baru di Ampenan

Suasana layanan POJOK NTBS di Pasar ACC Ampenan, memudahkan pedagang mengakses QRIS dan konsultasi perbankan syariah secara langsung. (Dok.Bank NTB Syariah)

MATARAM – Transformasi wajah pasar tradisional di Kota Mataram kian nyata. Bank NTB Syariah kembali menghadirkan inovasi melalui peluncuran POJOK NTBS di Pasar ACC Ampenan, sebuah langkah strategis yang menghubungkan aktivitas ekonomi konvensional dengan sistem keuangan digital modern.

Ampenan dipilih bukan tanpa alasan. Kawasan ini memiliki dinamika ekonomi yang kuat dan menjadi pusat interaksi masyarakat lintas sektor. Dengan kehadiran POJOK NTBS, pedagang kini tidak hanya bertransaksi, tetapi juga mendapatkan edukasi finansial secara langsung.

Layanan yang tersedia mencakup pendampingan penggunaan QRIS, solusi atas kendala transaksi digital, hingga sosialisasi pembiayaan UMKM yang kini menjadi fokus utama Bank NTB Syariah. Perubahan orientasi pembiayaan ini menandai komitmen bank dalam memperkuat sektor produktif.

I Wayan Sudiasa Indrawan menyebut bahwa keberhasilan di Pasar Dasan Agung menjadi fondasi penting dalam replikasi model ini. Lebih dari 129 merchant digital di lokasi tersebut menjadi bukti bahwa pendekatan berbasis komunitas efektif dalam mendorong perubahan perilaku transaksi.

“Transformasi digital harus terasa manfaatnya langsung. Ketika pedagang merasakan kemudahan, maka adopsi akan terjadi secara alami,” jelasnya.

Di sisi lain, dukungan pemerintah daerah memperkuat langkah ini sebagai bagian dari agenda besar digitalisasi ekonomi daerah. Peralihan dari transaksi tunai ke non-tunai tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga membuka peluang akses pembiayaan yang lebih luas bagi pelaku usaha.

Dengan tren pertumbuhan QRIS yang terus meningkat, Bank NTB Syariah melihat peluang besar dalam membangun ekosistem ekonomi digital berbasis syariah di NTB.