Selasa, 28 April 2026 | 09.39 WITA
Ekobis  

Dari Gardu hingga Desa: Kiprah Srikandi PLN NTB Menyalakan Energi dan Harapan

Di balik jaringan listrik yang stabil, ada peran perempuan tangguh yang bekerja tanpa henti. (Dok. PLN)

MATARAM – Di balik terang listrik yang mengalir tanpa henti di Nusa Tenggara Barat, terdapat peran perempuan yang kian tak tergantikan. Mereka adalah Srikandi PLN para profesional yang tidak hanya memastikan sistem kelistrikan tetap andal, tetapi juga menyalakan harapan di tengah masyarakat.

Peringatan Hari Kartini menjadi panggung penting bagi PLN UIW NTB untuk menegaskan komitmennya terhadap kesetaraan gender. Di tengah transformasi sektor energi yang semakin dinamis, perempuan hadir membawa warna baru: ketelitian, empati, dan ketangguhan.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menilai bahwa keterlibatan perempuan merupakan kunci dalam menciptakan organisasi yang adaptif dan inovatif.

“Perempuan memiliki sensitivitas sosial yang tinggi sekaligus kemampuan analitis yang kuat. Kombinasi ini sangat dibutuhkan dalam industri energi saat ini,” ungkapnya.

Saat ini, perempuan di PLN NTB telah menjangkau hampir seluruh lini kerja. Mereka tidak hanya berada di balik meja administrasi, tetapi juga terjun langsung dalam operasional teknis, pengelolaan sistem, hingga pengambilan keputusan strategis.

PLN pun tidak berhenti pada peningkatan jumlah, tetapi juga kualitas. Berbagai program pengembangan kompetensi dirancang untuk mencetak pemimpin perempuan masa depan yang siap menghadapi tantangan global.

Namun, kiprah Srikandi PLN NTB tidak berhenti di dalam perusahaan. Bersama YBM PLN, mereka aktif menjalankan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pemberdayaan ekonomi perempuan, edukasi kesehatan, hingga pelestarian lingkungan menjadi fokus utama.

Ketua Srikandi PLN NTB, Alfi Laili Fauziah, menegaskan bahwa peran perempuan hari ini adalah hasil perjuangan panjang yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran perempuan membawa dampak nyata tidak hanya bagi organisasi, tetapi juga bagi kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Lingkungan kerja yang inklusif juga menjadi prioritas. Melalui kebijakan internal seperti RWP dan EWP, PLN memastikan bahwa setiap pegawai memiliki ruang yang aman untuk berkembang.

Di tengah arus perubahan zaman, Srikandi PLN NTB membuktikan bahwa perempuan tidak hanya mampu mengikuti perkembangan, tetapi juga menjadi pengarah arah masa depan.