Selasa, 28 April 2026 | 09.40 WITA
Ekobis  

Liga Siekas PLN NTB: Strategi Cepat Tangkal Gangguan Listrik Pasca Ramadan

Mobil unit peralatan PLN bersiaga saat pelaksanaan Liga Siekas di ULP Praya, bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan listrik bagi puluhan ribu pelanggan. (Dok. PLN)

LOMBOK TENGAH – Pasca lonjakan konsumsi listrik selama Ramadan dan Idulfitri, PT PLN (Persero) UIW NTB tidak tinggal diam. Melalui implementasi Liga Siekas, perusahaan pelat merah ini mengerahkan kekuatan penuh untuk memastikan sistem distribusi tetap dalam kondisi prima.

Liga Siekas hadir sebagai metode kerja berbasis inspeksi menyeluruh dan eksekusi cepat. Program ini menjadi jawaban atas tantangan tingginya potensi gangguan setelah periode beban puncak, yang kerap menjadi titik rawan dalam sistem kelistrikan.

Di wilayah ULP Praya, PLN mengerahkan 49 personel yang dibagi ke dalam 10 tim teknis. Mereka bergerak serentak melakukan pemeriksaan jaringan sepanjang 161,17 kilometer sirkuit yang mencakup tiga penyulang utama: Batujai, Penujak, dan Mangkung.

Setiap titik yang teridentifikasi memiliki potensi gangguan langsung ditangani di tempat. Dengan rata-rata waktu respons hanya 30 menit, PLN menunjukkan kapasitas teknis yang sigap sekaligus efisien.

Tidak hanya sekadar inspeksi, kegiatan ini juga menjadi bentuk mitigasi risiko yang terukur. Hasilnya, kondisi jaringan dinyatakan tetap stabil dan andal, tanpa adanya gangguan signifikan yang berdampak luas.

Secara statistik, frekuensi gangguan listrik pada awal April 2026 tercatat lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Ini menjadi bukti konkret bahwa pendekatan preventif yang diterapkan mampu menekan potensi gangguan secara signifikan.

Keandalan ini sangat penting mengingat jumlah pelanggan yang dilayani cukup besar. Penyulang Batujai saja menyuplai lebih dari 31 ribu pelanggan, disusul Mangkung dengan lebih dari 12 ribu pelanggan, dan Penujak hampir 3 ribu pelanggan.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa pihaknya terus memperkuat sistem pemeliharaan berbasis kecepatan dan ketepatan. Ia menegaskan bahwa PLN berkomitmen menjaga pasokan listrik tetap stabil guna mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.