Kamis, 15 Januari 2026 | 22.55 WITA

Lalu Rizki Hidayat Nahkodai PMII Mataram, Tegaskan Semangat #RechargePMII untuk Gerakan yang Berdaulat

Lalu Rizki Hidayat terpilih sebagai Ketua Cabang PMII Kota Mataram dalam Konfercab 2025 yang digelar di Kantor BPSDM NTB, menandai babak baru gerakan mahasiswa Islam di daerah tersebut. (Foto: Istimewa)

Mataram – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Mataram kembali menorehkan sejarah penting dalam dinamika gerakannya. Melalui Konferensi Cabang (Konfercab) yang digelar pada 18–19 Oktober 2025 di Kantor BPSDM Nusa Tenggara Barat, organisasi ini menegaskan diri untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga bertransformasi.

Konfercab kali ini bukan sekadar forum pergantian kepemimpinan. Ia menjelma menjadi arena konsolidasi kader, ruang dialektika gagasan, sekaligus simbol lahirnya gelombang baru dalam tubuh PMII Mataram. Selama dua hari, forum berjalan dinamis dengan semangat kolektif yang tinggi mencerminkan kematangan organisasi yang semakin kuat dari waktu ke waktu.

Di tengah suasana hangat dan penuh semangat, kader PMII berdiskusi panjang tentang masa depan gerakan mahasiswa Islam. Dari forum itulah lahir kesadaran kolektif bahwa regenerasi bukan hanya formalitas, melainkan ruh perjuangan yang harus terus hidup dan bergerak.

Puncaknya, Lalu Rizki Hidayat terpilih sebagai Ketua Cabang PMII Mataram. Dalam pidato perdananya, ia menegaskan pentingnya revitalisasi kaderisasi sebagai fondasi utama pergerakan.

“Kita tidak boleh kehilangan jati diri. PMII harus jadi ruang belajar yang hidup, tempat kader tumbuh menjadi pemimpin dan berbuat nyata untuk masyarakat,” ujarnya.

Kepemimpinan baru ini membawa semangat #RechargePMII, gagasan penyegaran dan penguatan nilai perjuangan. Di balik tagar itu, ada tekad untuk memperkuat sistem kaderisasi, memperluas jejaring sosial, serta menegaskan kembali peran PMII sebagai garda intelektual dan sosial mahasiswa Islam di Mataram.

Tema “Estafet Kepemimpinan: Perkuat Kaderisasi dan Gerakan untuk PMII Mataram Berdaulat” menjadi panduan moral untuk memastikan perjuangan tidak berhenti di satu generasi saja. Konfercab juga menghasilkan rekomendasi strategis, seperti peningkatan kapasitas kader dan penguatan kolaborasi lintas komisariat.

PMII Mataram kini berdiri di persimpangan sejarah baru: antara menjaga warisan perjuangan dan menjemput tantangan zaman. Dan dari konfercab inilah, langkah besar itu resmi dimulai.