Jumat, 16 Januari 2026 | 06.08 WITA

PLN Luncurkan PLTGU Tambak Lorok, Pembangkit Ramah Lingkungan dengan Teknologi Terdepan di Indonesia

Tampilan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambak Lorok Blok 3 yang berkapasitas 779 Megawatt (MW) di Semarang. (Foto: Istimewa)

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa PLTGU Tambak Lorok Blok 3 mampu mencapai tingkat efisiensi hingga 61%, yang tertinggi di antara pembangkit sejenis di Indonesia. Selain itu, pembangkit ini juga mampu mengurangi emisi karbon sebesar 671 ribu ton CO2 per tahun, menjadikannya pilihan ideal untuk mendukung lingkungan yang lebih bersih.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa PLTGU Tambak Lorok Blok 3 berteknologi paling baru dan sangat canggih, sehingga tidak hanya menjadi yang paling efisien, tetapi juga sangat ramah lingkungan.

Lebih lanjut, Darmawan menambahkan bahwa PLTGU ini dirancang untuk merespons perubahan beban dengan sangat cepat, yakni mampu menambah kapasitas hingga 70 MW dalam waktu satu menit. “Kecepatan respons ini sangat penting untuk menjaga stabilitas jaringan listrik, terutama dengan semakin banyaknya pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) yang bersifat fluktuatif,” jelasnya.

Dengan pengoperasian PLTGU Tambak Lorok Blok 3, PLN semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan energi terdepan di Indonesia yang berkomitmen pada inovasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan, selaras dengan upaya pemerintah dalam mempercepat transisi ke energi bersih.

Jumat, 16 Januari 2026 | 06.08 WITA

PLN Luncurkan PLTGU Tambak Lorok, Pembangkit Ramah Lingkungan dengan Teknologi Terdepan di Indonesia

Tampilan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Tambak Lorok Blok 3 yang berkapasitas 779 Megawatt (MW) di Semarang. (Foto: Istimewa)

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengungkapkan bahwa PLTGU Tambak Lorok Blok 3 mampu mencapai tingkat efisiensi hingga 61%, yang tertinggi di antara pembangkit sejenis di Indonesia. Selain itu, pembangkit ini juga mampu mengurangi emisi karbon sebesar 671 ribu ton CO2 per tahun, menjadikannya pilihan ideal untuk mendukung lingkungan yang lebih bersih.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa PLTGU Tambak Lorok Blok 3 berteknologi paling baru dan sangat canggih, sehingga tidak hanya menjadi yang paling efisien, tetapi juga sangat ramah lingkungan.

Lebih lanjut, Darmawan menambahkan bahwa PLTGU ini dirancang untuk merespons perubahan beban dengan sangat cepat, yakni mampu menambah kapasitas hingga 70 MW dalam waktu satu menit. “Kecepatan respons ini sangat penting untuk menjaga stabilitas jaringan listrik, terutama dengan semakin banyaknya pembangkit Energi Baru Terbarukan (EBT) yang bersifat fluktuatif,” jelasnya.

Dengan pengoperasian PLTGU Tambak Lorok Blok 3, PLN semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan energi terdepan di Indonesia yang berkomitmen pada inovasi teknologi dan keberlanjutan lingkungan, selaras dengan upaya pemerintah dalam mempercepat transisi ke energi bersih.