Jumat, 16 Januari 2026 | 20.18 WITA

DPRD Lotim Soroti Kualitas SDM RSUD Dr. R Sudjono Selong

L Hasan Rahman, Ketua Komisi III, DPRD Kabupaten Lombok Timur (Foto : Istimewa)

Lebih lanjut, dirinya menduga, ada intervensi Pemerintah Daerah dalam penambahan SDM dengan cara menitipkan. Semestinya, BLUD RSUD Dr. R Sudjono memiliki kapasitas menentukan jumlah kualitas SDM yang dibutuhkan sesuai kondisi keuangan. 

Seperti ia temukan akhir-akhir ini, ada ketimpangan soal keuangan RSUD Dr. R Sudjono, “Saya temukan kondisi keuangan rumah sakit ini tidak beres,”kata L Hasan. 

Dengan demikian, lanjutnya, pemaksaan penambahan SDM dengan cara titipan atau yang lainnya akan menjadi beban RSUD Dr. R Sudjono. Jaminan kesejahteraan Karyawan, Perawat, Bidan dan dokter akan tidak terpenuhi. Berpengaruh juga pada persediaan Obat, alat kesehatan dan fasilitas lainnya.

“Seharusya Direktur ini jeli lihat kondisi RSUD Dr. R Sudjono. Kalau tidak mampu berhenti saja,”tegasnya. 

Dirinya menambahkan, jangan salah menilai kalau masyarakat Masbagik mendorong Puskesmas Masbagik menjadi rumah sakit tipe D. karena rata-rata Kepala Desa di Lotim merasakan pelayanan RSUD Dr. R Sudjono buruk.

Jumat, 16 Januari 2026 | 20.18 WITA

DPRD Lotim Soroti Kualitas SDM RSUD Dr. R Sudjono Selong

L Hasan Rahman, Ketua Komisi III, DPRD Kabupaten Lombok Timur (Foto : Istimewa)

Lebih lanjut, dirinya menduga, ada intervensi Pemerintah Daerah dalam penambahan SDM dengan cara menitipkan. Semestinya, BLUD RSUD Dr. R Sudjono memiliki kapasitas menentukan jumlah kualitas SDM yang dibutuhkan sesuai kondisi keuangan. 

Seperti ia temukan akhir-akhir ini, ada ketimpangan soal keuangan RSUD Dr. R Sudjono, “Saya temukan kondisi keuangan rumah sakit ini tidak beres,”kata L Hasan. 

Dengan demikian, lanjutnya, pemaksaan penambahan SDM dengan cara titipan atau yang lainnya akan menjadi beban RSUD Dr. R Sudjono. Jaminan kesejahteraan Karyawan, Perawat, Bidan dan dokter akan tidak terpenuhi. Berpengaruh juga pada persediaan Obat, alat kesehatan dan fasilitas lainnya.

“Seharusya Direktur ini jeli lihat kondisi RSUD Dr. R Sudjono. Kalau tidak mampu berhenti saja,”tegasnya. 

Dirinya menambahkan, jangan salah menilai kalau masyarakat Masbagik mendorong Puskesmas Masbagik menjadi rumah sakit tipe D. karena rata-rata Kepala Desa di Lotim merasakan pelayanan RSUD Dr. R Sudjono buruk.