Kamis, 15 Januari 2026 | 19.58 WITA
Wisata  

Pemkab Lombok Barat Luncurkan 32 Event Unggulan 2026: Bupati LAZ Tegaskan Era Baru Kebangkitan Pariwisata Senggigi

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini meluncurkan Calendar of Event Lobar 2026 di Amfiteater Pasar Seni Senggigi, Senin (24/11), sebagai upaya menghidupkan kembali pariwisata Senggigi. (Foto: Istimewa)

Lombok Barat – Cahaya lampu Amfiteater Pasar Seni Senggigi menjadi saksi lahirnya lembaran baru pariwisata Lombok Barat. Pada Senin malam, 24 November 2025, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) secara resmi meluncurkan Calendar of Event (CoE) 2026 sebuah agenda besar yang dirancang sebagai motor penggerak kebangkitan Senggigi dan penegasan posisi Lombok Barat sebagai salah satu destinasi utama di Nusa Tenggara Barat.

Peluncuran yang dihadiri jajaran pimpinan daerah, pelaku industri wisata, akademisi, pengusaha, komunitas, hingga kepala desa dan camat itu berlangsung meriah sekaligus penuh optimisme. Momen ini juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada Tourism Collaborators yang selama ini aktif mendorong kemajuan sektor pariwisata melalui skema kolaborasi pentahelix.

Semua Event Prioritas, Semua untuk Kebangkitan Senggigi

Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), dalam sambutannya menegaskan bahwa CoE 2026 adalah langkah strategis yang dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi masa kini sekaligus menyiapkan masa depan pariwisata Lombok Barat.

“Pariwisata itu identik dengan event. Dan event tidak boleh hanya menjadi beban pemerintah, melainkan harus menjadi kerja bersama,” tegasnya di hadapan para tamu undangan.

LAZ memuji terobosan Dinas Pariwisata dalam merangkai 32 event prioritasperpaduan antara program resmi daerah dan kegiatan kolaboratif dari komunitas, pengusaha, akademisi, dan masyarakat.

“Semua prioritas. Tidak ada yang saya pilih. Tiga puluh dua itu lahir karena semuanya penting. Cara berpikir kita harus luas,” ujarnya.

Menurut Bupati, arah penyelenggaraan event sangat jelas, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, memperpanjang length of stay, menghidupkan Senggigi, dan menggerakkan ekonomi kerakyatan.