Jumat, 16 Januari 2026 | 00.13 WITA
NTB  

Jelang Nataru, Disdag Mataram Intensifkan Koordinasi Tekan Lonjakan Harga Bapok

Pejabat Dinas Perdagangan Kota Mataram bersama distributor dan pelaku usaha saat mengikuti Rakor ketersediaan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru di ruang rapat Disdag Mataram. (Foto: Istimewa)

Ayam dan Telur Masih Aman, namun Harga Berpotensi Naik

Produsen ayam ras, M. Sopandi dari Baling-Baling Bambu, menerangkan bahwa DOC (bibit ayam) saat ini dibatasi, dan pembelian harus paket bundling dengan pakan. Hal ini berdampak pada penurunan produksi dan kenaikan harga di pasar.

Sedangkan untuk komoditas telur, distributor UD Sinta yang diwakili H. Rahman memastikan bahwa stok aman dan harga masih stabil menjelang Nataru.

Kepolisian Pantau Distribusi

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Regi Halili, S.Trk, menegaskan bahwa hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa pasokan komoditas pangan masih mencukupi. Namun pengurangan DOC hingga 40 persen untuk kebutuhan MBG dan kenaikan harga pakan diperkirakan dapat memengaruhi harga ayam hingga Maret 2026, pasca Lebaran.

Pasar Rakyat Digelar 8 Hari

Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Mataram, H. Fajar Pamungkas, S.E., meminta dukungan seluruh pihak dalam pelaksanaan Pasar Rakyat yang akan berlangsung selama delapan hari mulai 8 Desember 2025 di beberapa titik di Kota Mataram.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh distributor dan pelaku usaha atas komitmennya menjaga stabilitas harga. Kondisi kamtibmas yang kondusif menjelang Natal dan Tahun Baru sangat dipengaruhi oleh stabilitas pangan,” ujarnya.

Ikatan Distributor dan Pelaku Usaha Barang Kebutuhan Pokok NTB menyatakan siap mendukung terciptanya stabilitas harga dan keamanan pangan jelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (Red)