Kamis, 22 Januari 2026 | 10.59 WITA
Ekobis  

Pohon Tumbang Robohkan Empat Tiang Listrik di Kuta Lombok, PLN Sigap Cegah Pemadaman

Perbaikan jaringan dilakukan hingga dini hari dengan penerapan K3 ketat, demi memastikan keselamatan petugas dan keandalan pasokan listrik.Perbaikan jaringan dilakukan hingga dini hari dengan penerapan K3 ketat, demi memastikan keselamatan petugas dan keandalan pasokan listrik. (Dok. PLN)

Lombok Tengah – Hujan dan angin kencang yang melanda wilayah Lombok Tengah pada Senin malam (20/1/2026) menyisakan ancaman serius bagi sistem kelistrikan. Sebuah pohon besar tumbang dan menimpa jaringan distribusi di Dusun Lenser, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, hingga mengakibatkan empat tiang listrik roboh secara bersamaan.

Situasi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan luas, mengingat kawasan Kuta Lombok merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat dan pariwisata. Namun, ancaman pemadaman berhasil dihindari berkat langkah cepat PT PLN yang langsung menerjunkan tim teknis ke lokasi kejadian.

PLN mengerahkan 30 personel gabungan dari ULP Praya dan UP3 Selaparang untuk menangani situasi darurat tersebut. Fokus awal diarahkan pada pengamanan area guna mencegah risiko keselamatan warga, sebelum dilakukan pembersihan material pohon dan penegakan kembali jaringan distribusi.

Pekerjaan berlangsung hingga dini hari. Dalam kondisi gelap dan medan terbatas, petugas tetap menjalankan prosedur kerja sesuai standar K3, mulai dari pengamanan arus listrik hingga pemasangan ulang infrastruktur yang rusak.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyebut bahwa kesiapsiagaan personel menjadi faktor utama keberhasilan penanganan gangguan ini. “Tim kami sudah terlatih untuk bekerja cepat namun tetap aman, bahkan dalam kondisi darurat di malam hari,” katanya.

Ia menambahkan, meski kerusakan tergolong signifikan, sistem kelistrikan berhasil dijaga tetap stabil sehingga tidak ada pelanggan yang mengalami pemadaman. Setelah seluruh tahapan perbaikan dan pengecekan teknis rampung, jaringan dinyatakan normal pada Selasa pagi pukul 06.15 WITA.

Keberhasilan ini menunjukkan bahwa PLN tidak hanya fokus pada pemulihan, tetapi juga pada pencegahan dampak lanjutan yang bisa merugikan masyarakat dan aktivitas ekonomi setempat.