Bank NTB Syariah Salurkan Beasiswa Rp111,6 Juta untuk 15 Mahasiswa Unram, Ini Syarat Penerimanya
MATARAM – Kepercayaan nasabah merupakan bagian penting dalam perjalanan sebuah lembaga perbankan. Namun, kepercayaan itu juga dapat menjadi pintu bagi lahirnya program yang memberikan manfaat lebih luas, termasuk dukungan terhadap pendidikan generasi muda.
Semangat tersebut tercermin dalam Program Beasiswa Most Loyal Customer Milad ke-62 Tahun 2026 yang diselenggarakan Bank NTB Syariah bagi mahasiswa Universitas Mataram (Unram). Melalui program ini, bank daerah tersebut mengalokasikan dana sebesar Rp111,6 juta untuk 15 mahasiswa terpilih yang memenuhi persyaratan akademik dan kriteria kebutuhan ekonomi.
Program tersebut bukan hanya menjadi bentuk penghargaan kepada nasabah, melainkan juga wujud perhatian terhadap mahasiswa yang membutuhkan dukungan pembiayaan selama menjalani pendidikan tinggi.
Setiap penerima akan memperoleh beasiswa sebesar Rp620 ribu per bulan selama satu tahun. Penyalurannya direncanakan berlangsung dalam dua tahap, yakni Januari 2027 untuk Semester Genap Tahun Akademik 2026/2027 dan Juli 2027 untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2027/2028.
Skema bantuan tersebut memberikan dukungan pembiayaan secara terencana selama periode program. Bagi mahasiswa, kepastian mengenai bentuk dan jadwal bantuan dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam mengelola kebutuhan pendidikan selama menjalani perkuliahan.
Direktur Dana dan Transaksi Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari perhatian perusahaan terhadap pendidikan sekaligus apresiasi kepada nasabah yang telah memberikan kepercayaan kepada Bank NTB Syariah.
“Kami memberikan apresiasi kepada nasabah melalui program yang memberikan manfaat langsung. Beasiswa ini kami arahkan kepada mahasiswa yang memenuhi kriteria dan membutuhkan dukungan untuk melanjutkan studinya,” kata Adhi.
Pernyataan tersebut menegaskan dua dimensi program yang berjalan bersamaan. Di satu sisi, Bank NTB Syariah memberikan penghargaan kepada nasabah yang menjadi bagian dari perjalanan perusahaan. Di sisi lain, program diarahkan pada sektor pendidikan yang memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda.
Dalam pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan, pendidikan menjadi salah satu bidang yang relevan karena berkaitan langsung dengan pengembangan kemampuan individu dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Dukungan semacam ini tidak serta-merta menyelesaikan seluruh persoalan pembiayaan pendidikan. Kendati demikian, bantuan yang disalurkan secara terukur dapat membantu penerima memenuhi sebagian kebutuhan studinya, terutama ketika bantuan tersebut diberikan berdasarkan kriteria yang jelas.
Unram Menjadi Mitra Seleksi dan Evaluasi
Untuk menjaga kesesuaian penerima dengan ketentuan program, proses seleksi dan verifikasi dilakukan oleh Universitas Mataram. Kriteria yang digunakan mencakup status mahasiswa aktif, kondisi ekonomi keluarga, indeks prestasi minimal 3,00, serta ketentuan tidak sedang menerima beasiswa sejenis dari pihak lain.
Keterlibatan Unram menjadi bagian penting dalam proses tersebut karena perguruan tinggi memiliki peran dalam memeriksa kesesuaian calon penerima berdasarkan persyaratan yang ditentukan.
Tidak hanya sampai pada penetapan penerima, Bank NTB Syariah bersama Unram juga akan melaksanakan monitoring dan evaluasi sebelum penyaluran tahap kedua. Fokus evaluasi meliputi keaktifan studi dan perkembangan prestasi akademik mahasiswa penerima beasiswa.
Mekanisme ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bantuan tidak semata-mata bergantung pada jadwal penyaluran, tetapi juga memperhatikan perkembangan studi penerima sesuai ketentuan program.
Bagi mahasiswa, hal tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa bantuan pendidikan perlu dimanfaatkan secara bertanggung jawab. Keaktifan mengikuti perkuliahan dan upaya mempertahankan prestasi merupakan bagian penting dari tujuan yang hendak dicapai.
Adhi berharap para penerima mampu memanfaatkan beasiswa dengan sebaik-baiknya, menjaga prestasi, serta menyelesaikan pendidikan sesuai target.
Membangun Hubungan yang Memberikan Manfaat
Dalam industri jasa keuangan, hubungan antara bank dan nasabah dibangun melalui kepercayaan, kualitas layanan, serta manfaat yang dirasakan. Program beasiswa ini menghadirkan dimensi sosial dalam hubungan tersebut, dengan menjadikan pendidikan sebagai salah satu bidang penerima manfaat.
Bagi Bank NTB Syariah, program ini juga menjadi bagian dari peringatan Milad ke-62 yang diisi dengan kegiatan berorientasi pada dukungan terhadap masyarakat.
Namun, ukuran keberhasilan program sosial tidak cukup dilihat dari besarnya dana yang dialokasikan. Keberlanjutan studi penerima, kesesuaian penyaluran dengan kriteria, serta manfaat yang benar-benar dirasakan mahasiswa juga menjadi aspek penting dalam menilai pelaksanaannya.
Karena itu, monitoring dan evaluasi yang telah direncanakan bersama Unram menjadi bagian yang patut diperhatikan dalam perjalanan program tersebut.
Adhi menambahkan, Bank NTB Syariah akan terus membuka ruang kolaborasi dengan perguruan tinggi dan berbagai pihak untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di NTB.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan, melainkan dapat berkembang sesuai kebutuhan pendidikan dan peluang kerja sama yang tersedia.
Pada akhirnya, program beasiswa ini memperlihatkan bagaimana apresiasi kepada nasabah dapat dipadukan dengan dukungan bagi pendidikan. Lima belas mahasiswa menjadi penerima manfaat yang dituju, sementara pesan yang dibawa lebih luas: pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia perbankan, untuk menciptakan kesempatan bagi generasi muda.
Melalui dukungan yang terukur dan pelaksanaan yang dapat dievaluasi, program seperti ini diharapkan mampu memberi kontribusi nyata bagi mahasiswa serta memperkuat kolaborasi antara lembaga keuangan dan perguruan tinggi di NTB.