Sumbawa – Perayaan Hari Jadi ke-67 Kabupaten Sumbawa tahun ini diwarnai dengan langkah strategis yang melampaui simbolik peringatan. PT Bank NTB Syariah menandainya dengan penyerahan fasilitas Nursery Farm, sebuah kebun bibit yang disiapkan sebagai pusat lahirnya pohon-pohon produktif dan harapan baru bagi masyarakat.
Nursery Farm ini menjadi bagian dari visi besar “Sumbawa Hijau Lestari”, sebuah gerakan yang memadukan kepentingan ekologis dan ekonomi dalam satu tarikan napas. Di fasilitas ini, ribuan bibit tanaman unggul disiapkan untuk mendukung kebutuhan petani lokal, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Berbeda dengan bantuan konvensional, kebun bibit ini dirancang berkelanjutan. Artinya, manfaatnya tidak berhenti pada penyerahan awal, melainkan terus berputar melalui proses pembibitan, penanaman, panen, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyebut bahwa pilihan memberikan kebun bibit sebagai kado milad bukan tanpa alasan.
“Kami ingin menanam sesuatu yang terus hidup. Ini adalah investasi jangka panjang untuk lingkungan dan ekonomi masyarakat Sumbawa,” ujarnya.
Sebanyak 2.000 bibit tanaman produktif diserahkan, dengan jenis yang telah disesuaikan dengan kondisi agroklimat Sumbawa. Tanaman tersebut tidak hanya bernilai ekologis, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi yang dapat meningkatkan pendapatan petani dalam jangka menengah hingga panjang.
Bupati Sumbawa menyambut baik inisiatif tersebut dan menilai Nursery Farm sebagai langkah strategis menuju kemandirian bibit daerah. Selama ini, kebutuhan bibit berkualitas masih banyak bergantung dari luar daerah, yang berdampak pada biaya dan keterbatasan akses petani.
Dengan adanya kebun bibit ini, Pemerintah Daerah optimistis mampu mempercepat rehabilitasi lahan kritis, menguatkan ketahanan pangan berbasis buah lokal, serta menciptakan peluang usaha baru di sektor pembibitan dan pertanian produktif.
Bagi Bank NTB Syariah, langkah ini menegaskan peran lembaga keuangan tidak hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang aktif hadir menjawab tantangan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.





