“Harapan kami kerja sama ini tidak hanya di atas kertas semata, tetapi harus ada aksi nyata. Karena itu kami sudah meminta masing-masing ketua program studi untuk mulai merancang kegiatan yang memungkinkan dilaksanakan bersama TEFLIN, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” tegasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat FBMB UNDIKMA akan mulai terlibat dalam berbagai agenda TEFLIN NTB, termasuk rencana Seminar Internasional TEFLIN tahun 2028 yang akan digelar di Lombok.
Sementara itu, Wakil Dekan I, FPMB UNDIKMA, Heri Hidayatullah, M.Pd menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut akan membuka peluang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa untuk terlibat dalam berbagai kegiatan akademik berskala regional maupun nasional.
“Dalam waktu dekat kemungkinan akan ada webinar series dan UNDIKMA bisa menjadi host maupun peserta. Baik dosen maupun mahasiswa nantinya dapat ikut berpartisipasi aktif,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah dosen UNDIKMA juga telah menjadi anggota TEFLIN sehingga memiliki akses lebih luas terhadap berbagai program pengembangan kompetensi akademik.
“Peluang-peluang yang ada di TEFLIN tentu bisa dimanfaatkan oleh dosen yang tergabung sebagai anggota. Bahkan secara institusi, UNDIKMA juga memiliki peluang untuk menjadi anggota sehingga keterlibatan dalam berbagai agenda TEFLIN dapat semakin maksimal,” katanya.
Pihak FBMB UNDIKMA optimistis kerja sama tersebut akan berjalan baik dan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan, kompetensi dosen dan mahasiswa, serta penguatan jejaring akademik di tingkat nasional maupun internasional. tutup Sri Sukarni.





