Selasa, 10 Maret 2026 | 11.42 WITA
Ekobis  

Pastikan Listrik Andal saat Ramadan, PLN NTB Periksa Penyulang Sekotong di GI Jeranjang

Tim UP2D NTB memeriksa dan membersihkan komponen sistem distribusi guna memastikan keandalan pasokan listrik tanpa gangguan saat sahur dan berbuka. (Dok. PLN)

Lombok Barat – Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) mengintensifkan pengamanan sistem kelistrikan melalui pemeliharaan preventif infrastruktur distribusi. Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian adalah kubikel Penyulang Sekotong di Gardu Induk Jeranjang, Lombok Barat.

Pemeliharaan preventif dipilih sebagai strategi utama. Dalam manajemen sistem tenaga listrik, pendekatan ini bertujuan mencegah gangguan sebelum muncul. Ramadan dikenal sebagai periode dengan pola konsumsi listrik berbeda dari hari biasa. Beban cenderung meningkat pada jam-jam tertentu, terutama menjelang sahur dan berbuka puasa.

Melalui UP2D NTB, PLN melaksanakan pengujian menyeluruh terhadap peralatan. Tahanan isolasi diperiksa untuk menjamin keamanan sistem, tahanan kontak diuji guna mencegah panas berlebih yang dapat memicu gangguan, sementara pengujian keserempakan memastikan sistem proteksi bekerja tepat waktu. Pembersihan dan pengecekan Pemutus Tenaga (PMT) juga dilakukan untuk memastikan respon pemutusan berjalan optimal jika terjadi gangguan.

Manager UP2D NTB, Faris Fitrianto, menjelaskan bahwa sistem distribusi ibarat jaringan pembuluh darah dalam tubuh kelistrikan. Gangguan kecil pada satu titik dapat berdampak luas jika tidak diantisipasi sejak dini.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menambahkan bahwa PLN telah menyiapkan skema pengamanan berlapis. Mulai dari kesiapan pembangkit, penguatan jaringan transmisi dan distribusi, hingga pemantauan sistem berbasis digital secara real time. Petugas disiagakan selama 24 jam penuh guna memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan.

Di sisi layanan pelanggan, PLN mendorong optimalisasi aplikasi PLN Mobile sebagai platform pengaduan dan akses layanan. Transformasi digital ini menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas pelayanan yang lebih responsif dan transparan.

Upaya tersebut menunjukkan bahwa menjaga keandalan listrik selama Ramadan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari tata kelola sistem yang terukur dan terencana.