Dari Posko Flores, Dirut PLN Pastikan Pemulihan Listrik Pascagempa Terus Dikebut

Lombok Bicara.com Lombok Bicara.com Lombok Bicara.com
PLN memastikan kesiapan sistem kelistrikan nasional jelang puncak HUT ke-81 RI. (Dok. PLN)

MANGGARAI BARAT – Di tengah persiapan pengamanan kelistrikan nasional menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, perhatian PT PLN (Persero) juga tertuju pada wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang baru saja menghadapi dampak gempa.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, memilih memantau langsung kondisi kelistrikan dari Flores. Dari PLN Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, ia memastikan proses pemulihan infrastruktur kelistrikan terus dikebut agar masyarakat dapat kembali memperoleh pasokan listrik secara bertahap.

Begitu gempa terjadi, PLN langsung mengerahkan petugas untuk memeriksa kondisi infrastruktur kelistrikan. Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai fasilitas yang berpotensi terdampak, mulai dari gardu induk, jaringan distribusi hingga fasilitas pendukung lainnya.

“Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim PLN langsung bergerak. Tidak menunggu,” kata Darmawan saat konferensi pers, Sabtu malam (15/8).

Menurut dia, prinsip utama PLN dalam kondisi kebencanaan adalah bergerak secepat mungkin tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Infrastruktur yang memungkinkan untuk langsung diperbaiki segera ditangani, sementara wilayah yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dipulihkan secara bertahap.

Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil. Hingga Sabtu sore, sebanyak 11 gardu induk yang terdampak gempa telah kembali bertegangan.

Namun, kembalinya tegangan pada gardu induk belum berarti seluruh pelanggan langsung mendapatkan pasokan secara normal. PLN masih harus melakukan proses penormalan secara bertahap dari sistem utama menuju jaringan distribusi hingga ke pelanggan.

“Alhamdulillah, sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan, selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan,” ujar Darmawan.

Tantangan pemulihan tidak hanya berasal dari kerusakan infrastruktur. Kondisi geografis Flores dan situasi pascagempa juga dapat memengaruhi mobilitas petugas menuju lokasi yang membutuhkan penanganan.

Sejumlah titik masih menghadapi kendala akses. Karena itu, PLN melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri untuk mempercepat proses pemulihan sekaligus memastikan keamanan personel di lapangan.

Bagi PLN, kondisi pascagempa membutuhkan pendekatan yang berbeda dengan penanganan gangguan kelistrikan biasa. Petugas harus terlebih dahulu memastikan kondisi lingkungan aman sebelum melakukan pekerjaan pada jaringan dan fasilitas kelistrikan.

Di tengah situasi tersebut, Darmawan memastikan proses pemulihan tidak berhenti hanya karena sebagian gardu telah kembali bertegangan.

“Pemulihan terus kami kejar,” tegasnya.

Dari Flores, pengawalan kelistrikan PLN kemudian terhubung dengan pengendalian sistem nasional di Jawa, Madura, dan Bali. Ini menunjukkan bahwa pengamanan kelistrikan pada momentum kemerdekaan tahun ini berlangsung dalam satu sistem komando yang menghubungkan pusat pengendalian dengan unit-unit PLN di daerah.

Di saat bersamaan, PLN juga tetap menjaga kesiapan nasional menghadapi beban listrik pada 17 Agustus. Secara nasional, beban puncak diproyeksikan mencapai 42,6 GW dengan daya mampu pembangkit 51,6 GW atau tersedia cadangan sekitar 9 GW.

Sebanyak lebih dari 45 ribu personel PLN disiagakan di 2.275 titik di seluruh Indonesia.

Darmawan menegaskan bahwa pengalaman menangani kondisi darurat seperti gempa Flores menjadi bagian dari tanggung jawab PLN untuk memastikan energi tetap tersedia bagi masyarakat dalam situasi apa pun.

“Ini adalah momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pendahulu yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia,” katanya.

Semangat tersebut, lanjut Darmawan, diterjemahkan PLN melalui pengabdian di lapangan, termasuk ketika petugas harus bekerja di tengah kondisi bencana.

“Semangat perjuangan itu kami lanjutkan melalui pengabdian kami,” pungkasnya.

Tutup