Selasa, 4 Agustus 2026 | 04.40 WITA
Ekobis  

Tak Menunggu Gangguan Terjadi, PLN NTB Pilih Rawat Aset Kelistrikan Secara Preventif Demi Menjamin Layanan kepada Pelanggan

Tim teknis PLN UIW NTB melaksanakan pemeriksaan dan pengujian peralatan GIS Peaker di Gardu Induk Lombok Peaker dalam rangka pemeliharaan preventif untuk menjaga performa sistem kelistrikan tetap optimal. ((Dok. PLN)

MATARAM – Keandalan pasokan listrik tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga kedisiplinan dalam merawat setiap infrastruktur yang menopangnya. Prinsip itulah yang terus diterapkan PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) melalui pelaksanaan pemeliharaan rutin dua tahunan pada Bay Line Switching 2 GIS Peaker di Gardu Induk Lombok Peaker.

Di balik aliran listrik yang dinikmati jutaan masyarakat setiap hari, terdapat rangkaian peralatan bertegangan tinggi yang harus dipastikan bekerja tanpa cela. Salah satunya adalah GIS Peaker yang berfungsi sebagai penghubung penting dalam sistem penyaluran tenaga listrik di Pulau Lombok.

Karena memiliki fungsi strategis, PLN secara berkala melakukan pemeliharaan menyeluruh terhadap peralatan tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif perusahaan agar potensi gangguan dapat dideteksi sejak dini sebelum berkembang menjadi kerusakan yang berisiko mengganggu pelayanan kepada pelanggan.

Sebanyak 14 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut dengan menerapkan budaya kerja yang mengutamakan keselamatan. Setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara hati-hati sesuai standar operasional perusahaan sehingga kualitas pekerjaan tetap terjaga tanpa mengabaikan aspek keamanan.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menjelaskan bahwa pemeliharaan berkala merupakan investasi jangka panjang dalam menjaga kualitas pelayanan kelistrikan.

“Kami terus berkomitmen menjaga keandalan sistem kelistrikan melalui pemeliharaan yang terencana, rutin, dan mengedepankan aspek keselamatan. Pemeliharaan Bay Line Switching 2 GIS Peaker ini merupakan bagian dari langkah preventif PLN untuk memastikan kesiapan aset dan mendukung kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat di Nusa Tenggara Barat,” katanya.

Menurut Yondri, PLN tidak ingin menunggu gangguan terjadi baru melakukan perbaikan. Sebaliknya, perusahaan memilih memastikan seluruh aset bekerja dalam kondisi terbaik sehingga pelanggan tetap memperoleh layanan listrik yang stabil.

Komitmen tersebut menjadi semakin penting menjelang perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ketika aktivitas masyarakat meningkat dan kebutuhan energi listrik cenderung lebih tinggi dibanding hari biasa.

Dengan pemeliharaan yang dilakukan secara konsisten, PLN optimistis sistem kelistrikan NTB akan semakin tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, investasi, serta pelayanan publik yang membutuhkan pasokan listrik berkualitas.