Rabu, 29 Juli 2026 | 21.42 WITA
Ekobis  

PLN Salurkan Modal UMKM di Sumbawa, Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Jelang HUT RI ke-81

Seluruh petugas operasional PLN mengikuti apel keselamatan dan pengecekan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum melaksanakan pekerjaan lapangan, sebagai komitmen mewujudkan budaya Safety First dan target Zero Accident. (Dok. PLN)

.

LOMBOK TIMUR – Listrik yang tetap menyala selama 24 jam bukanlah hasil kerja yang terjadi begitu saja. Di balik setiap jaringan listrik yang beroperasi, terdapat disiplin tinggi, prosedur ketat, dan budaya keselamatan yang menjadi prioritas utama bagi PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat.

Memasuki momentum HUT ke-81 Republik Indonesia, PLN UIW NTB kembali memperkuat implementasi budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pelaksanaan Safety Briefing yang melibatkan seluruh pegawai serta personel pelaksana pekerjaan di lingkungan PLN UP3 Selaparang.

Agenda tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam memastikan setiap aktivitas operasional dilakukan secara aman, terukur, dan sesuai standar kerja. Dalam briefing, peserta dibekali penguatan mengenai identifikasi risiko, evaluasi pekerjaan, penerapan prosedur keselamatan hingga langkah mitigasi apabila ditemukan potensi bahaya di lapangan.

Budaya keselamatan yang dibangun PLN merupakan bagian dari transformasi perusahaan dalam menciptakan sistem kerja yang profesional sekaligus mendukung target zero accident. Dengan lingkungan kerja yang aman, kualitas pelayanan kepada pelanggan pun diyakini akan semakin meningkat.

Manager PLN UP3 Selaparang menyampaikan bahwa semangat kemerdekaan harus menjadi momentum memperkuat budaya disiplin di lingkungan kerja. Kepatuhan terhadap prosedur keselamatan bukan hanya menjadi kewajiban individu, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan pekerja sekaligus menjaga keandalan pasokan listrik.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan bahwa budaya keselamatan merupakan nilai yang tidak dapat dipisahkan dari pelayanan kelistrikan.

“Keselamatan adalah fondasi utama dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal. Melalui penguatan budaya K3 di seluruh unit kerja, kami memastikan setiap insan PLN bekerja secara profesional, disiplin, dan berorientasi pada zero accident.”

Menurutnya, pelayanan terbaik kepada masyarakat hanya dapat diwujudkan apabila seluruh proses operasional berjalan dengan aman. Oleh karena itu, PLN terus mengintegrasikan aspek keselamatan dalam seluruh aktivitas operasional melalui inspeksi rutin, pembinaan pekerja, peningkatan kompetensi, hingga evaluasi berkala terhadap seluruh pekerjaan di lapangan.

Dengan budaya keselamatan yang terus diperkuat, PLN optimistis mampu menjaga keandalan listrik di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat sekaligus mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.