Sabtu, 20 Juni 2026 | 02.44 WITA
Ekobis  

Seluruh Program Pompanisasi di Sumbawa Menyala 100 Persen, PLN Perkuat Ketahanan Pangan

Petugas PLN UIW NTB melakukan penyalaan fasilitas pompanisasi di kawasan persawahan Kabupaten Sumbawa sebagai upaya mendukung sistem irigasi dan peningkatan produktivitas pertanian. (Dok. PLN)

SUMBAWA – Hamparan sawah yang luas membutuhkan lebih dari sekadar kesuburan tanah untuk menghasilkan panen yang optimal. Di era pertanian modern, ketersediaan energi menjadi salah satu kebutuhan utama untuk memastikan sistem irigasi berjalan efektif dan berkelanjutan.

Kesadaran akan pentingnya energi bagi sektor pertanian itulah yang mendorong PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) mempercepat penyelesaian program penyambungan listrik pada fasilitas pompanisasi di Kabupaten Sumbawa. Hasilnya, seluruh 18 lokasi pompanisasi yang menjadi bagian dari program pemerintah kini telah menyala 100 persen.

Penyalaan tersebut mencakup empat lokasi di wilayah kerja ULP Alas dan 14 lokasi di wilayah kerja ULP Empang. Seluruh fasilitas pompa air tersebut dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan irigasi pertanian yang selama ini menjadi tantangan di sejumlah wilayah.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian teknis PLN, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi para petani. Dengan adanya listrik, pompa air dapat beroperasi secara optimal sehingga distribusi air ke lahan pertanian menjadi lebih lancar. Kondisi ini diharapkan mampu meningkatkan indeks pertanaman, memperkuat produktivitas lahan, serta menjaga stabilitas hasil panen.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa PLN terus mendukung kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui penyediaan infrastruktur kelistrikan yang andal.

“Program pompanisasi merupakan contoh nyata bagaimana listrik dapat memberikan manfaat yang sangat luas bagi masyarakat. Kehadiran energi listrik membantu petani memperoleh akses air yang lebih baik sehingga proses produksi pertanian dapat berjalan lebih efisien dan produktif,” kata Sri Heny.

Ia menjelaskan bahwa proses penyelesaian program tidak berlangsung mudah. Lokasi pompanisasi yang tersebar di kawasan persawahan dan medan yang cukup menantang menuntut kesiapan teknis serta kerja keras seluruh tim di lapangan. Namun tantangan tersebut berhasil diatasi berkat sinergi dan komitmen kuat untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Bagi PLN, keberhasilan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan listrik yang tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi. Ketika energi mampu mendukung produktivitas petani, maka manfaatnya akan dirasakan secara berantai, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan ekonomi daerah, hingga terjaganya ketahanan pangan nasional.

Dengan tuntasnya penyalaan seluruh program pompanisasi di Sumbawa, PLN UIW NTB kembali menegaskan perannya sebagai mitra strategis pembangunan yang terus menghadirkan energi untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.