Jumat, 13 Maret 2026 | 04.34 WITA
Ekobis  

Jaga Listrik Tetap Andal Selama Ramadan, Srikandi PLN Edukasi Warga Sekitar Jalur Transmisi

Tim Srikandi PLN berdialog dengan warga di area persawahan Desa Kuranji, Labuapi, Lombok Barat, terkait pentingnya menjaga ruang bebas jaringan transmisi (ROW) demi keselamatan dan keandalan listrik. (Dok. PLN)

Mataram – Menyambut bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) memperkuat langkah-langkah preventif guna memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi keselamatan ketenagalistrikan yang dilakukan tim Srikandi PLN di Desa Kuranji, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat.

Sosialisasi yang dilaksanakan oleh Srikandi PLN dari Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Mataram ini difokuskan pada peningkatan pemahaman masyarakat mengenai potensi bahaya listrik di sekitar jaringan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT).

Para Srikandi PLN turun langsung ke lapangan untuk berinteraksi dengan warga yang tinggal di sekitar jalur transmisi. Mereka memberikan penjelasan mengenai pentingnya menjaga jarak aman dari jaringan listrik tegangan tinggi serta memahami fungsi ruang bebas jaringan atau Right of Way (ROW).

Dalam sosialisasi tersebut, warga diingatkan untuk menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu sistem transmisi listrik. Beberapa di antaranya seperti bermain layang-layang menggunakan kawat di dekat jaringan listrik, mendirikan bangunan permanen di bawah jalur transmisi, menanam pohon tinggi yang dapat mendekati kabel listrik, serta membakar sampah di sekitar tower.

Manajer UPT Mataram, Anung Hermawan, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari strategi PLN untuk menekan potensi gangguan jaringan listrik yang disebabkan aktivitas masyarakat.

Menurutnya, edukasi kepada masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional, terutama pada momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan konsumsi listrik.

“Dengan pemahaman yang baik dari masyarakat, potensi gangguan jaringan dapat diminimalkan. Kami ingin memastikan warga memahami bahwa menjaga jarak aman dari jaringan listrik merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan bersama,” kata Anung.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa PLN terus mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan.

Menurutnya, keterlibatan Srikandi PLN dalam kegiatan sosialisasi menjadi simbol bahwa PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia listrik, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga keselamatan lingkungan.

“Kami ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas Ramadan dengan tenang tanpa khawatir terhadap gangguan listrik. Untuk itu, edukasi keselamatan menjadi bagian penting dari upaya menjaga keandalan sistem kelistrikan,” ujarnya.

PLN mencatat kegiatan sosialisasi yang digelar di Desa Kuranji mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menyambut baik kegiatan tersebut dan berkomitmen untuk mematuhi ketentuan ruang bebas jaringan listrik.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keselamatan listrik, PLN berharap potensi gangguan jaringan dapat diminimalkan sehingga sistem kelistrikan di wilayah NTB tetap stabil selama Ramadan hingga Idulfitri.