Minggu, 19 Juli 2026 | 15.43 WITA
Ekobis  

Di Balik Sukses Peresmian Bendungan Meninting, Ada Sistem Kelistrikan Andal yang Disiapkan PLN UIW NTB Tanpa Celah

Petugas PLN UIW NTB melakukan pemantauan sistem kelistrikan dan siaga di lokasi peresmian Bendungan Meninting guna memastikan pasokan listrik tetap stabil selama agenda Presiden Republik Indonesia berlangsung. (Dok. PLN)

MATARAM – Peresmian Bendungan Meninting oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Kabupaten Lombok Barat, Jumat (10/7/2026), tidak hanya menjadi penanda beroperasinya salah satu infrastruktur strategis nasional di Nusa Tenggara Barat (NTB). Di balik suksesnya agenda kenegaraan tersebut, terdapat sistem kelistrikan yang dipersiapkan secara matang oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (PLN UIW NTB), memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tanpa gangguan sedikit pun.

Keberhasilan menjaga keandalan listrik selama kunjungan Presiden menjadi bukti bahwa infrastruktur ketenagalistrikan kini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keberhasilan pembangunan nasional. Listrik tidak lagi sekadar memenuhi kebutuhan masyarakat sehari-hari, tetapi telah berkembang menjadi fondasi utama yang menopang aktivitas pemerintahan, investasi, industri, hingga proyek-proyek strategis yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam setiap pembangunan bendungan, jalan, kawasan industri, hingga destinasi pariwisata, ketersediaan listrik yang stabil menjadi salah satu indikator penting keberhasilan. Tanpa sistem kelistrikan yang andal, berbagai aktivitas strategis akan sulit berjalan secara optimal. Karena itulah, PLN terus memperkuat infrastruktur kelistrikan agar mampu menjawab kebutuhan pembangunan yang terus berkembang.

Momentum peresmian Bendungan Meninting menjadi gambaran nyata bagaimana keandalan listrik menjadi elemen penting dalam mendukung agenda negara. Sejak beberapa hari sebelum acara berlangsung, PLN UIW NTB melalui PLN UP3 Mataram telah melakukan berbagai langkah antisipatif guna memastikan seluruh sistem bekerja dalam kondisi terbaik.

Pemeriksaan dilakukan terhadap jaringan distribusi, gardu distribusi, sistem proteksi, hingga seluruh jalur suplai listrik menuju lokasi kegiatan. Tidak hanya itu, petugas juga melakukan inspeksi menyeluruh terhadap setiap komponen pendukung agar tidak ada potensi gangguan yang luput dari pengawasan.

Sebagai bentuk mitigasi risiko, PLN menyiapkan sejumlah Uninterruptible Power Supply (UPS) dan genset portable yang ditempatkan di titik-titik strategis. Peralatan tersebut menjadi lapisan pengamanan tambahan apabila sewaktu-waktu terjadi gangguan pada sistem utama sehingga kontinuitas pasokan listrik tetap terjaga.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa PLN tidak hanya mengandalkan satu sumber pasokan, tetapi membangun sistem kelistrikan yang memiliki beberapa tingkat perlindungan. Konsep pengamanan berlapis inilah yang menjadi kunci keberhasilan penerapan zero down time, yaitu kondisi di mana pasokan listrik tetap stabil tanpa mengalami pemadaman maupun kedipan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.

Manager PLN UP3 Mataram, Hengky Purbo Lesmono, menjelaskan bahwa pengamanan kelistrikan untuk agenda Presiden dilaksanakan melalui koordinasi lintas fungsi dengan melibatkan puluhan personel teknis yang telah berpengalaman menangani berbagai kegiatan berskala nasional.

Seluruh personel ditempatkan sesuai titik pengamanan yang telah dipetakan sebelumnya. Selain memantau kondisi jaringan secara langsung, mereka juga didukung sistem komunikasi terpadu sehingga setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons apabila diperlukan.

Tidak hanya mengandalkan kesiapsiagaan personel, PLN juga melakukan simulasi perpindahan sumber listrik dari suplai utama menuju sistem cadangan. Simulasi tersebut bertujuan memastikan seluruh perangkat dapat bekerja secara otomatis dan cepat apabila terjadi kondisi yang memerlukan perpindahan sumber pasokan.

Langkah-langkah tersebut menjadi bagian dari budaya kerja PLN yang mengedepankan prinsip preventif. Bagi perusahaan, keberhasilan menjaga keandalan listrik bukan diukur dari kemampuan mengatasi gangguan setelah terjadi, melainkan bagaimana potensi gangguan dapat dicegah sejak awal melalui perencanaan yang matang.

General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, mengatakan keberhasilan pengamanan kelistrikan pada peresmian Bendungan Meninting merupakan wujud nyata komitmen PLN dalam mendukung setiap program pembangunan nasional.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak hanya membutuhkan konstruksi fisik yang berkualitas, tetapi juga memerlukan dukungan sistem kelistrikan yang mampu memberikan kepastian operasional secara berkelanjutan. Oleh karena itu, PLN terus memperkuat jaringan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta menghadirkan teknologi yang semakin modern guna menjawab kebutuhan pembangunan di Nusa Tenggara Barat.

“PLN UIW NTB berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan dengan tingkat keandalan terbaik pada setiap agenda strategis nasional. Seluruh personel, sistem, dan peralatan telah kami siagakan melalui skema pengamanan berlapis untuk memastikan pasokan listrik tetap andal tanpa gangguan. Keberhasilan pengamanan kelistrikan pada peresmian Bendungan Meninting menjadi bukti kesiapan PLN dalam mendukung setiap program pembangunan nasional sekaligus memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat dan negara,” ujar Yondri.

Keberhasilan PLN menjaga keandalan pasokan listrik dalam agenda kenegaraan tersebut sekaligus memberikan pesan bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya sebuah bendungan atau selesainya sebuah proyek. Di balik setiap keberhasilan pembangunan terdapat sistem pendukung yang bekerja tanpa henti, salah satunya adalah kelistrikan yang andal.

Bagi Nusa Tenggara Barat, keberadaan infrastruktur kelistrikan yang semakin kuat menjadi modal penting dalam mendorong iklim investasi, mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata, meningkatkan produktivitas industri, serta mendukung berbagai program pemerintah di masa depan. Semakin andal sistem kelistrikan yang dimiliki, semakin besar pula peluang daerah untuk tumbuh sebagai salah satu pusat pembangunan di kawasan timur Indonesia.

Peresmian Bendungan Meninting pun menjadi lebih dari sekadar seremoni. Di balik suksesnya agenda tersebut, PLN UIW NTB kembali membuktikan bahwa keandalan listrik merupakan fondasi yang memastikan setiap langkah pembangunan nasional dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat