Jumat, 5 Juni 2026 | 05.39 WITA
Ekobis  

Ojek Wisata Rinjani Mulai Go Digital, 34 Pelaku Kandang Sapi Gunakan QRIS Bank NTB Syariah

Pelaku ojek wisata di jalur Kandang Sapi Gunung Rinjani menunjukkan penggunaan QRIS untuk transaksi pembayaran digital kepada wisatawan. (Dok.Bank NTB Syariah)

MATARAM – Di tengah derasnya arus digitalisasi global, kawasan pendakian Gunung Rinjani kini memasuki babak baru. Para pelaku jasa ojek wisata yang selama ini mengandalkan transaksi tunai mulai beralih ke sistem pembayaran digital melalui QRIS Bank NTB Syariah.

Sebanyak 34 pelaku jasa ojek wisata di jalur pendakian Kandang Sapi resmi menjadi bagian dari ekosistem pembayaran digital yang dibangun Bank NTB Syariah.

Langkah tersebut tidak sekadar menghadirkan teknologi pembayaran, tetapi juga menjadi simbol masuknya masyarakat lokal ke dalam jaringan ekonomi digital yang lebih luas.

Selama bertahun-tahun, aktivitas wisata di kawasan Rinjani masih didominasi transaksi tunai. Kondisi itu seringkali menjadi kendala bagi wisatawan mancanegara yang tidak membawa uang rupiah dalam jumlah cukup atau kesulitan melakukan penukaran mata uang.

Kini, persoalan tersebut mulai terjawab. Dengan QRIS, wisatawan cukup memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran yang terhubung dengan sistem lintas negara.

Bank NTB Syariah mencatat layanan QRIS Cross Border yang mereka miliki telah mampu melayani transaksi wisatawan dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Korea Selatan dan China.

Fakta tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi sektor pariwisata NTB bukan lagi sekadar wacana, melainkan sudah berlangsung hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Sub Branch Manager Bank NTB Syariah KCP Pringgabaya, Andrian Syafrial Huda, mengatakan bahwa sektor pariwisata membutuhkan dukungan sistem pembayaran yang modern agar mampu bersaing di tingkat global.

Menurutnya, wisatawan saat ini semakin mengutamakan kemudahan dan kecepatan transaksi saat berkunjung ke suatu destinasi.

“Kami ingin memastikan masyarakat yang berada di garis depan pelayanan wisata juga mendapatkan manfaat dari perkembangan teknologi keuangan. Dengan QRIS, mereka menjadi lebih siap menghadapi kebutuhan wisatawan modern,” katanya.

Andrian menambahkan bahwa program tersebut sejalan dengan semangat “Inovasi Tanpa Batas” yang diusung Bank NTB Syariah.

Ia menilai keberhasilan implementasi QRIS Cross Border menjadi bukti bahwa bank pembangunan daerah mampu menghadirkan layanan keuangan berstandar internasional tanpa meninggalkan karakter lokalnya.

Melalui penguatan ekosistem pembayaran digital ini, Bank NTB Syariah berharap sektor pariwisata NTB semakin kompetitif, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani.