Kamis, 28 Mei 2026 | 02.52 WITA
Ekobis  

Srikandi PLN NTB Edukasi Mahasiswa Unram Cegah Sexual Harassment Lewat “Goes to Campus”

Narasumber menyampaikan materi dalam kegiatan “Srikandi Goes to Campus” yang digelar Srikandi PLN UIW NTB bersama Universitas Mataram terkait pencegahan sexual harassment di lingkungan kampus dan dunia kerja, Selasa (20/5/2026). (Dok. PLN)

MATARAM – Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan dan tempat kerja, Srikandi PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) menghadirkan gerakan edukatif melalui program “Srikandi Movement Goes to Campus” di Universitas Mataram.

Lebih dari seratus mahasiswa dan mahasiswi mengikuti kegiatan yang berlangsung penuh antusias tersebut. Tidak hanya menjadi ajang diskusi, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif generasi muda mengenai pentingnya menciptakan ruang aman yang bebas dari sexual harassment.

Dengan dukungan PLN Peduli, kegiatan dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi edukasi, diskusi terbuka, hingga sesi career talk yang memperkenalkan peluang karier di PLN kepada mahasiswa.

Dalam sesi edukasi, peserta diajak memahami berbagai bentuk sexual harassment yang sering terjadi di lingkungan kampus maupun tempat kerja. Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya keberanian untuk melapor dan tidak membiarkan tindakan pelecehan terjadi secara berulang.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram, Dr. Ihsan Ro’is, SE, M.Si, menilai program tersebut sangat relevan dengan kebutuhan generasi muda saat ini. Ia menyebut edukasi mengenai kekerasan seksual perlu terus diperkuat agar mahasiswa memiliki keberanian untuk menjaga diri sekaligus menghormati orang lain.

“Lingkungan akademik harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi semua pihak. Edukasi seperti ini sangat penting untuk membangun budaya saling menghargai dan meningkatkan kepedulian sosial mahasiswa,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB sekaligus Pembina Srikandi PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menjelaskan bahwa Srikandi PLN memiliki komitmen untuk terus terlibat dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, termasuk memberikan edukasi kepada generasi muda terkait isu-isu penting yang berkembang di masyarakat.

Menurut Sri Heny, sexual harassment masih menjadi persoalan serius yang sering kali tidak disadari dampaknya. Banyak korban memilih diam karena takut mendapat stigma negatif dari lingkungan sekitar.

Karena itu, melalui kegiatan ini, PLN ingin menghadirkan ruang edukasi yang dapat menumbuhkan keberanian mahasiswa untuk speak up sekaligus memperkuat budaya saling menghormati di lingkungan kampus maupun dunia kerja.

Selain edukasi sosial, mahasiswa juga mendapatkan wawasan mengenai peluang karier di PLN, mulai dari proses pengembangan kompetensi hingga tantangan dunia kerja di sektor ketenagalistrikan yang terus berkembang.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa PLN tidak hanya fokus pada pelayanan kelistrikan, tetapi juga berupaya aktif membangun kesadaran sosial dan menciptakan generasi muda yang berintegritas, adaptif, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.