Minggu, 17 Mei 2026 | 12.53 WITA
Ekobis  

PLN dan Pemda Bersatu Hijaukan Pantai Induk, Ribuan Pohon Ditanam Demi Masa Depan Pesisir NTB

PLN bersama pemerintah daerah dan masyarakat melakukan penanaman pohon di kawasan Pantai Induk, Gerung, Lombok Barat, sebagai upaya menjaga ekosistem pesisir dan mencegah abrasi. (Dok. PLN)

LOMBOK BARAT – Di tengah ancaman abrasi dan perubahan iklim yang semakin nyata, PT PLN (Persero) menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman 2.500 pohon di kawasan pesisir Pantai Induk, Gerung, Lombok Barat. Kegiatan yang diinisiasi PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) bersama PLN UIW NTB itu menjadi simbol kuat sinergi antara sektor energi dan gerakan penyelamatan lingkungan.

Suasana pesisir Pantai Induk tampak berbeda. Puluhan peserta dari berbagai unsur, mulai dari jajaran PLN, pemerintah daerah, hingga instansi kelautan dan masyarakat, turun langsung menanam pohon di sepanjang kawasan pantai. Aksi ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir di Nusa Tenggara Barat.

Penanaman pohon di kawasan pantai dinilai memiliki dampak ekologis yang sangat penting. Selain membantu mencegah abrasi dan mengurangi risiko kerusakan garis pantai, keberadaan vegetasi pesisir juga menjadi habitat alami bagi berbagai biota laut serta mampu menjaga kualitas lingkungan hidup masyarakat sekitar.

Camat Gerung, Fitriati Wahyuni, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata dunia usaha terhadap keberlangsungan lingkungan hidup. Menurutnya, langkah PLN patut diapresiasi karena tidak hanya hadir sebagai perusahaan penyedia energi, tetapi juga ikut mengambil bagian dalam menjaga alam dan masa depan masyarakat pesisir.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Lingkungan pesisir membutuhkan perhatian bersama, dan PLN telah memberi contoh yang baik bagi semua pihak,” katanya.

Vice President K3L PLN Energi Primer Indonesia, Muhammad Aminuddin, mengatakan bahwa aksi penghijauan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat aspek keberlanjutan lingkungan di setiap lini operasional PLN. Menurutnya, keberhasilan pembangunan energi harus diiringi dengan kepedulian terhadap kelestarian ekosistem.

Ia menambahkan, penanaman pohon di wilayah pesisir memiliki manfaat jangka panjang yang sangat besar, baik dari sisi lingkungan maupun sosial ekonomi masyarakat. Pohon-pohon tersebut nantinya diharapkan tumbuh menjadi benteng alami yang mampu menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan degradasi lingkungan.

Dukungan juga datang dari Kepala BLUD 1 Balai Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Wilayah I Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Abdul Wahab. Ia menilai kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting dalam menjaga ekosistem pesisir yang memiliki peran vital bagi kehidupan masyarakat.

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa komitmen PLN terhadap lingkungan merupakan bagian dari visi besar perusahaan dalam menghadirkan energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Kami percaya bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. PLN ingin menjadi bagian dari solusi melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan ekosistem,” ujarnya.

Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa transformasi PLN menuju perusahaan energi modern tidak hanya berfokus pada aspek teknologi dan pelayanan, tetapi juga pada keberpihakan terhadap pelestarian alam dan keberlanjutan kehidupan masyarakat.