Jumat, 5 Juni 2026 | 05.38 WITA
Ekobis  

Dari Hiburan ke Ekonomi: Mataram Friday Relax Jadi Magnet Baru Aktivitas Kota

Suasana hangat Mataram Friday Relax di Teras Udayana dipenuhi warga yang menikmati kuliner UMKM dalam balutan konsep santai. (Dok.Bank NTB Syariah)

MATARAM – Apa yang terjadi di Teras Udayana pada Jumat sore itu lebih dari sekadar keramaian biasa. “Mataram Friday Relax 2026” menghadirkan energi baru bagi kota—memadukan hiburan, interaksi sosial, dan perputaran ekonomi dalam satu ruang terbuka.

Diinisiasi oleh Bank NTB Syariah, kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendekatan sederhana bisa menghasilkan dampak besar. Masyarakat tidak hanya datang untuk menikmati musik atau bersantai, tetapi juga terlibat aktif dalam ekosistem ekonomi lokal.

Puluhan pelaku UMKM hadir membawa produk unggulan, mulai dari kuliner hingga kerajinan kreatif. Transaksi terjadi secara alami, tanpa tekanan, menciptakan siklus ekonomi yang sehat berbasis interaksi langsung.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menilai bahwa kekuatan utama kegiatan ini terletak pada pendekatan humanis.

“Kita tidak ingin acara yang kaku. Kita ingin masyarakat merasa memiliki ruang ini. Ketika mereka nyaman, ekonomi akan bergerak dengan sendirinya,” ungkapnya.

Yang menarik, kegiatan ini juga menyisipkan edukasi keuangan secara halus. Melalui layanan digital seperti RIMO, masyarakat dikenalkan pada kemudahan transaksi non-tunai yang semakin relevan di era modern.

Sementara itu, Mohan Roliskana melihat potensi besar dari konsep ini sebagai penggerak ekonomi kota. Ia menilai kegiatan seperti ini mampu menjawab dua kebutuhan sekaligus: ruang rekreasi dan ruang produktif.

“Kota membutuhkan aktivitas seperti ini. Tidak hanya meramaikan, tetapi juga menghidupkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Jika digelar secara rutin, Mataram Friday Relax berpotensi menjadi magnet baru aktivitas kota menghidupkan ruang publik sekaligus memperkuat identitas Mataram sebagai kota yang ramah, kreatif, dan produktif.