Sumbawa – Memasuki bulan suci Ramadan, PT PLN (Persero) mengambil langkah strategis untuk memastikan keandalan pasokan listrik di Pulau Sumbawa tetap terjaga. Salah satunya dengan mengoptimalkan kinerja Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bima Unit 2 yang menjadi bagian penting dalam sistem kelistrikan wilayah tersebut.
Pembangkit yang dikelola oleh Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Tambora ini memiliki kapasitas daya sekitar 17,7 megawatt (MW). Kehadirannya berperan signifikan dalam menopang kebutuhan listrik masyarakat di wilayah Bima dan kawasan sekitarnya.
Selama Ramadan, konsumsi listrik biasanya meningkat seiring bertambahnya aktivitas masyarakat, terutama pada waktu sahur hingga malam hari. Aktivitas memasak, penggunaan peralatan rumah tangga, serta meningkatnya kegiatan ibadah di rumah maupun di tempat ibadah membuat kebutuhan listrik mengalami lonjakan.
Melihat kondisi tersebut, PLN memastikan seluruh infrastruktur pembangkit dalam kondisi siap operasi. Optimalisasi PLTMG Bima Unit 2 menjadi salah satu upaya untuk menjaga stabilitas sistem kelistrikan di wilayah timur Pulau Sumbawa.
Manager PLN UPK Tambora, Doddy Rizqi, menegaskan bahwa PLN terus melakukan berbagai langkah untuk memastikan pembangkit dapat beroperasi secara maksimal.
Ia menjelaskan bahwa kesiapan unit pembangkit merupakan kunci utama dalam menjaga keandalan pasokan listrik, terlebih pada momentum penting seperti Ramadan.
“PLN terus memastikan seluruh unit pembangkit berada dalam kondisi operasi terbaik. Optimalisasi PLTMG Bima Unit 2 ini menjadi bagian dari upaya kami dalam menjaga pasokan listrik tetap andal, khususnya selama Ramadan ketika kebutuhan listrik masyarakat meningkat,” jelas Doddy.
Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjaga keandalan listrik selama Ramadan.
Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan menjadi hal penting agar masyarakat dapat menjalankan berbagai aktivitas dengan nyaman, termasuk kegiatan ibadah.
“Dengan dukungan seluruh unit pembangkit yang beroperasi optimal, PLN memastikan pasokan listrik di wilayah NTB, khususnya Pulau Sumbawa, tetap aman dan andal sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah serta aktivitas selama Ramadan dengan tenang,” katanya.
PLN juga memastikan kesiapsiagaan personel operasional di seluruh unit pembangkit untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen PLN dalam memberikan layanan listrik yang andal bagi masyarakat hingga perayaan Idulfitri mendatang.





