Jumat, 6 Maret 2026 | 02.12 WITA
NTB  

Hari Bakti PU ke-80, Pemkab Lobar Tabur Benih Ikan dan Genjot Proyek Infrastruktur Jelang Akhir Tahun

Jajaran pegawai Dinas Pekerjaan Umum berpose bersama dalam rangka Hari Bhakti PU ke-80 pada kegiatan penanaman 1.000 bibit pohon dan pelepasan 25.000 benih ikan. (Foto: Istimewa)

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengakui bahwa penyelesaian proyek di penghujung tahun menghadapi tantangan yang cukup berat. Selain faktor cuaca ekstrem (hujan), kelangkaan tenaga kerja dan peralatan menjadi kendala utama.

“Kendalanya saat ini seperti teman-teman tahu adalah cuaca. Selain itu, di akhir tahun ini tenaga kerja terserap semua (oleh banyak proyek), sehingga tenaga kerja itu kurang. Selain kurang, mereka juga meminta nilai upah yang lebih tinggi. Alat berat pun kita saling berebut untuk sewa,” jelasnya.

Meski demikian, pengerjaan proyek-proyek prioritas, termasuk penataan Alun-alun yang menjadi salah satu target utama, terus dikebut siang dan malam. Kami berkomitmen melakukan pengabdian semaksimal mungkin agar infrastruktur yang dibangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” Tegas Ahad

Para pejabat dan peserta kegiatan melakukan pelepasan 25.000 benih ikan sebagai bagian dari rangkaian Hari Bhakti PU ke-80 di kawasan bendungan. (Foto: Istimewa)

Menanggapi potensi keterlambatan, Pemkab Lobar menegaskan akan tetap berpegang pada acuan kontrak kerja. Jika ada proyek yang tidak selesai tepat waktu hingga akhir tahun, mekanisme denda dan aturan kontraktual lainnya akan diberlakukan secara tegas.

“Ini bisa selesai akhir tahun ini. Kalaupun ada yang belum selesai, mungkin kita bisa mengikuti sesuai dengan acuan kontrak, ada denda dan segala macamnya,” tegasnya

Sebagai informasi, Dinas PU saat ini tengah menangani sekitar 13 paket proyek strategis, termasuk 11 paket Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK/DAU), serta penyelesaian Alun-alun kota yang diharapkan rampung sebelum pergantian tahun.