Jumat, 6 Maret 2026 | 02.08 WITA
Hukrim  

Dua Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Lombok

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (Foto: istimewa)

Jakarta – Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangan resminya mengungkapkan, kedua terduga teroris yang ditangkap pada Jumat malam(14/7/2023) itu adalah HSN alias UL di Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur pukul 20.30 WITA.

Kemudian OS alias O di dermaga Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

“Kedua terduga pelaku tersebut memiliki keterlibatan yang berbeda, HSN alias UL sejak tahun 2015-2017 berperan di dalam perekrutan H (sudah di KAP) untuk menjadi anggota JAD Bima (saat ini menjadi DPO),” kata Ramadhan, Minggu (16/7/2023).

HSN memiliki paham Daulah Islamiyah.
Sementara itu, OS alias O merupakan Anggota Anshor Daulah Lombok Timur yang aktif mengikuti kajian.

OS alias O diketahui sejak 8 Agustus 2022 hingga saat ini aktif membahas Daulah Islamiyah di dalam percakapan grup WhatsApp kajian Islam Kaffah dan di media sosial Facebook miliknya atas nama “Hamzah’’.

Pada postingannya, OS alias O membagikan video tutorial pembuatan bom dan senjata api rakitan dan memiliki rencana untuk hijrah ke Suriah.

Saat ini kedua terduga pelaku sudah dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.

Jumat, 6 Maret 2026 | 02.08 WITA
Hukrim  

Dua Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Lombok

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan (Foto: istimewa)

Jakarta – Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangan resminya mengungkapkan, kedua terduga teroris yang ditangkap pada Jumat malam(14/7/2023) itu adalah HSN alias UL di Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Majidi, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur pukul 20.30 WITA.

Kemudian OS alias O di dermaga Pelabuhan Lembar, Lombok Barat.

“Kedua terduga pelaku tersebut memiliki keterlibatan yang berbeda, HSN alias UL sejak tahun 2015-2017 berperan di dalam perekrutan H (sudah di KAP) untuk menjadi anggota JAD Bima (saat ini menjadi DPO),” kata Ramadhan, Minggu (16/7/2023).

HSN memiliki paham Daulah Islamiyah.
Sementara itu, OS alias O merupakan Anggota Anshor Daulah Lombok Timur yang aktif mengikuti kajian.

OS alias O diketahui sejak 8 Agustus 2022 hingga saat ini aktif membahas Daulah Islamiyah di dalam percakapan grup WhatsApp kajian Islam Kaffah dan di media sosial Facebook miliknya atas nama “Hamzah’’.

Pada postingannya, OS alias O membagikan video tutorial pembuatan bom dan senjata api rakitan dan memiliki rencana untuk hijrah ke Suriah.

Saat ini kedua terduga pelaku sudah dibawa ke Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut.