Jumat, 5 Juni 2026 | 03.26 WITA
NTB  

Operasi Patuh 2026 Segera Dimulai, Satlantas Lobar Ajak Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, IPTU Anton Prasetya W., S.Tr.K., S.I.K., M.H., saat memberikan keterangan terkait kesiapan pelaksanaan Operasi Patuh 2026 di ruang kerjanya, Kamis (4/6/2026). (Foto: istimewa)

LOMBOK BARAT – Satuan Lalu Lintas Polres Lombok Barat menyatakan kesiapan penuh dalam pelaksanaan Operasi Patuh 2026 yang akan berlangsung mulai 8 hingga 21 Juni 2026. Operasi ini mengusung tema “Optimalisasi Transformasi Penegakan Hukum Secara Elektronik” sebagai upaya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas melalui pendekatan yang humanis, profesional, dan berbasis teknologi.

Kasat Lantas Polres Lombok Barat, IPTU Anton Prasetya W., S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 mengedepankan tiga strategi utama, yakni kegiatan preemtif, preventif, dan represif.

“Operasi Patuh 2026 kali ini dilaksanakan dengan komposisi kegiatan preemtif sebesar 20 persen, preventif 30 persen, dan represif 50 persen. Ketiga strategi ini dilakukan secara terpadu guna meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujar Anton, Kamis, 4 Juni 2026.

Menurutnya, kegiatan preemtif difokuskan pada upaya edukasi dan pembangunan kesadaran masyarakat agar semakin tertib dalam berlalu lintas.

“Melalui kegiatan preemtif, kami akan mengedukasi dan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Tujuannya adalah mengurangi potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta membentuk perilaku berkendara yang aman dan beretika,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polres Lombok Barat akan melakukan berbagai kegiatan edukatif, di antaranya penyuluhan kepada kelompok masyarakat terorganisir maupun tidak terorganisir, kampanye keselamatan berlalu lintas melalui media cetak, media sosial, baliho, banner, radio, serta pembagian brosur dan leaflet keselamatan berlalu lintas.

Selain itu, petugas juga akan menyampaikan imbauan secara langsung kepada pengguna jalan serta menjalin sinergi dengan instansi terkait dan komunitas masyarakat untuk membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.

Pada aspek preventif, kegiatan akan difokuskan pada pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli di lokasi rawan pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran sebelum terjadi.

Sementara itu, pada aspek represif, penegakan hukum akan dilaksanakan secara profesional dan humanis dengan mengoptimalkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Lombok Barat untuk bersama-sama mendukung Operasi Patuh 2026 dengan mematuhi aturan lalu lintas, melengkapi kelengkapan kendaraan dan surat-surat, serta menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama saat berkendara. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Anton.

“Melalui Operasi Patuh 2026, Polres Lombok Barat berharap dapat menekan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, serta fatalitas korban kecelakaan, sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang berkeselamatan di wilayah Kabupaten Lombok Barat,” pungkas Anton.