“Kalau ada keluhan jalan rusak atau infrastruktur lain, jangan menunggu. PUPR harus segera bergerak,” tegasnya.
Ia juga menyoroti agenda besar Pemkab Lobar untuk program prioritas 2026, termasuk lobi anggaran ke pemerintah pusat. PUPR diminta memastikan kesiapan dokumen teknis agar setiap peluang pendanaan dapat langsung dieksekusi.
Sekretaris Dinas PUPR, Lalu Ratnawati, menambahkan pemutakhiran progres dua proyek besar, Alun-Alun Lobar dan Gerung Meeting Space. Menurutnya, keduanya sudah memasuki fase finishing.
“GMS tinggal pemasangan mebel dan air mancur menari. Untuk Alun-Alun, landscape sedang tahap akhir. Kalau tidak hujan, bisa kita tuntaskan tahun ini,” katanya.
Hari Bhakti PU ke-80 menjadi momentum yang tidak hanya mengajak jajaran PUPR mengingat jasa para pendahulu, tetapi juga menyalakan kembali semangat pengabdian. Ahad menutup kegiatan dengan sebuah pernyataan penting:
“Semangat 80 tahun ini menjadi pengingat untuk terus bergerak cepat dan tepat demi pelayanan masyarakat.”





